Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Dampak Pandemi, ILO Ramal Lebih dari 200 Juta Orang Tetap Nganggur pada 2022

covid

 

 

 

 

 

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG – Organisasi Buruh Internasional (International Labour Organization/ILO) memperkirakan setidaknya lebih dari 200 juta orang diperkirakan akan tetap menganggur dalam skala global pada 2022.

Angka prediksi itu jauh di atas tingkat sebelum pandemi, dengan pemulihan pasar pasar tenaga kerja yang lemah memperburuk ketimpangan yang telah ada.

Dilansir Antara pada Rabu (2/6/2021), ILO memperkirakan prospek pengangguran meningkat menjadi 205 juta pada tahun depan. Angka ini masih jauh di atas 187 juta yang tercatat pada 2019 sebelum krisis akibat virus corona merajalela.

Menurut model ILO, angka tersebut setara dengan tingkat pengangguran global sebesar 6,3 persen tahun ini, yang diperkirakan turun menjadi 5,7 persen tahun depan. Namun, masih lebih tinggi pada tingkat pra-pandemi yang sebesar 5,4 persen pada 2019.

“Pertumbuhan lapangan kerja tidak akan cukup untuk menutupi kerugian yang diderita hingga setidaknya 2023,” demikian pernyataan ILO dalam sebuah laporan World Employment and Social Outlook: Trends 2021.

BacaJuga :

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA | PT Rifan Financindo Berjangka Buka Workshop Apa Itu Perusahaan Pialang, Masyarakat Harus Tahu

RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan

PT RIFAN | Bursa Berjangka Indonesia Belum Maksimal Dilirik Investor

RIFANFINANCINDO | Rifan Financindo Intensifkan Edukasi

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Berburu keuntungan berlimpah melalui industri perdagangan berjangka komoditi

RIFAN | Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka PT. RFB

PT. RIFAN | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan

RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras

PT. RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya

PT RIFANFINANCINDO | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun

PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop

PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK

RFB | RFB Masih Dipercaya, Transaksi Meningka

Ekonom ILO Stefan Kuehn, yang juga merupakan penulis utama laporan tersebut, mengatakan bahwa dampak yang sebenarnya terhadap pasar tenaga kerja bahkan lebih besar saat pengurangan waktu kerja yang diberlakukan terhadap banyak pekerja, serta sejumlah faktor lainnya, turut dihitung.

Secara keseluruhan, diperkirakan hilangnya jam kerja pada 2020 dibandingkan dengan 2019 setara dengan 144 juta pekerjaan penuh waktu pada 020, suatu kekurangan yang masih mencapai 127 juta pada kuartal kedua tahun ini.

“Pengangguran tidak menggambarkan dampak yang terjadi terhadap pasar tenaga kerja,” kata Kuehn, yang juga menyebut bahwa meski perekrutan di Amerika Serikat telah kembali dilakukan usai hilangnya pekerjaan secara besar-besaran, banyak pekerja di area lain, terutama di Eropa, yang masih bekerja di bawah skema jam kerja yang dikurangi.

Perempuan, anak muda dan dua juta orang yang bekerja di sektor informal telah merasakan dampak yang paling berat, dengan 108 juta lebih banyak pekerja kini masuk dalam kategori miskin atau sangat miskin dibandingkan dengan 2019, menurut ILO.

Sumber : Bisnis

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG