Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Cracker Jual Data Rekam Medis

rifan finacindo berjangka

Rifan Financindo Berjangka – Semarang,?Industri layanan kesehatan rupanya mulai banyak diincar oleh para kriminal cyber. Baru-baru ini, seorang hacker mengaku berhasil membobol sistem organisasi-organisasi healthcare di tiga wilayah berbeda di AS dan membawa kabur rekam data rekam medis milik 655.000 orang pasien.

Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Fox News, Rabu (29/6/2016), data curian itu lantas berusaha dijual di dark web dengan rentang harga 100.000 dollar AS hingga 395.000 dollar AS dalam bentuk mata uang Bitcoin (cryptocurrency yang transaksinya tidak bisa dilacak).

Data rekam medis ini termasuk nomor jaminan sosial dan nomor polis asuransi sehingga bisa dipakai melakukan berbagai macam hal seperti membuka rekening bank atau melakukan penipuan.

Sang hacker yang menamakan diri sebagai ?thedarkoverlord? itu tak menyebutkan dari organisasi layanan kesehatan mana saja dia memperoleh data medis tersebut.

Dia menyebarkan bukti berupa sejumlah screenshot informasi dari salah satu basis data yang berhasil dibobol, dengan memburamkan sejumlah keterangan agar organisasi yang menjadi korban ?bisa tetap dirahasiakan identitasnya?.

Thedarkoverlord mengaku sejauh ini sudah mendulang 100.000 dollar AS dari hasil penjualan informasi dari salah satu database. Organisasi-organisasi yang dibobol turut diperas dengan dimintai tebusan supaya informasi curian tersebut tidak dibocorkan secara publik.

Tindakan kriminal siber macam yang dilakukan thedarkoverlordbelakangan banyak mengemuka. Bulan lalu, misalnya, seorang hacker lain dilaporkan berupaya menjual data akun milik 167 juta pengguna Linked In.

Pada Februari tahun ini, sebuah rumah sakit di Los Angeles terpaksa membayar uang tebusan senilai 17.000 dollar AS ke seorang hacker yang telah membobol dan menyandera jarigan komputernya sehingga tidak bisa dipakai.

Perlu kewaspadaan terhadap device yang terhubung jaringan internet. Karena dapat dipastikan banyak celah – celah keamanan sistem yang dapat di manfaatkan oleh para cracker yang mencari keuntungan dan dengan tujuan merusak.

Tingkat kepedulian terhadap keamanan jaringan dan PC (Personal Computer) masih sangat minin dikarenakan minimnya pengetahuan TI di kalangan awam dan kurangnya seminar – seminar tentang keamanan komputer. Oleh karena itu dihimbau agar user lebih care??terhadap keamanan komputer mereka.