Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Category Archives: news

5 Cara Atasi Lelah Berlebih Selepas Bekerja

Gambar Ilustrasi Wanita Merasa Lelah

Lelah dan kehabisan energi setelah bekerja seharian adalah perasaan yang umum menghinggapi para pekerja. Tapi, kerap kali ada banyak hal yang ingin dilakukan setelah bekerja, sehingga menyerah pada rasa lelah bukanlah pilihan.

Ada beberapa alasan yang menjadi penyebab seseorang merasa lelah berlebihan setelah bekerja. Beberapa faktor umum termasuk waktu istirahat yang tidak memadai, stres atau masalah mental lainnya, seperti depresi, jam kerja yang panjang, dan masalah kesehatan atau penyakit. Namun, itu semua dapat diatasi dengan beberapa tindakan yang dapat membantumu tidak merasa lelah setelah bekerja seperti berikut ini.

Tidur yang Cukup di Malam Hari
Kurang tidur adalah penyebab utama kelelahan, baik selama hari kerja maupun setelahnya. Tidur nyenyak selama tujuh hingga sembilan jam setiap malam adalah salah satu hal terbaik yang dapat dilakukan untuk diri sendiri. Saat dirimu kurang tidur, hampir dapat dipastikan akan mengalami kelelahan setelah bekerja.

Baca Juga :

PT Rifan Financindo Berjangka Semarang

Mencukupi Kebutuhan Air untuk Tubuh
Dehidrasi adalah penyebab umum kelelahan, terutama bagi orang yang bekerja di lingkungan kantor. Mereka akan suka mengonsumsi minuman bersoda atau juga minuman mengandung kafein. Pada dasakan minuman bersoda dan kopi tidak dapat menghindari tubuh. Keduanya tidak memberi cukup air yang dibutuhkan tubuh, jadi dirimu akan merasa lelah di penghujung hari. Penuhi kebutuhan air sebanyak 2 liter untuk menghindari dehidrasi.

Makan Siang yang Ringan dan Seimbang
Meskipun penting untuk makan tiga kali setiap hari, pilihan makan siang yang sangat penting untuk menghindari kelelahan pasca kerja. Menghindari gula, karbohidrat berlebih, dan makanan berminyak akan membantu menjaga tingkat energi sepanjang hari. Ini berarti hindari makanan seperti burger, donat, dan kentang goreng. Pilihlah salad, sup rendah sodium, sashimi, dan makanan ringan dan sehat lainnya.

Jaga Kadar Gula dalam Darah
Jika kadar gula darah berfluktuasi terlalu banyak sepanjang hari, dirimu akan merasa lelah dan lesu. Ini akan menyebabkanmu hanya ingin tidur siang setelah bekerja. Untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil, makanlah makanan kecil dengan indeks glikemik rendah makanan dan camilan sepanjang hari alih-alih menjejalkan makan siang dengan porsi besar tanpa camilan di antara waktu makan. Biasanya, ini berarti makan makanan dengan lemak dan serat yang sehat, seperti oatmeal, ubi jalar, kebanyakan buah-buahan dan sayuran tidak bertepung.

Tetap Aktif Sepanjang Hari
Bahkan jika dirimu melakukan pekerjaan di meja kantor, dirimu masih akan memperoleh manfaat dengan tetap cukup aktif sepanjang hari kerja. Jika dirimu duduk sepanjang hari, mungkin akan mengakhirinya dengan perasaan lelah. Jadi, berjalan-jalanlah selama jam makan siang, berjalan-jalan setelah bekerja atau pergi ke gym.

Nah, berikut tadi tips untuk mengatasi lelah saat setelah bekerja. Berolahraga dan mengonsumsi makanan sehat adalah kuncinya.

Sumber : Liputan 6

 

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Jangan Khawatir, Perusahaan Tetap Untung Kok Meski Karyawan Kerja dari Rumah

088475600_1602077921-pexels-vlada-karpovich-4050303

Rifan Financindo BerjangkaJakarta Mungkin tak pernah ada orang yang membayangi harus bekerja dari rumah, ataupun apakah bisa bekerja dari rumah. Namun kenyataannya, pandemi Covid-19 mengharuskan pekerjaan untuk dikerjakan di rumah dan tidak dipungkiri banyak orang yang senang akan hal tersebut.

Ternyata, bekerja dari jarak jauh juga menawarkan keuntungan bagi perusahaan. Pertama yang paling jelas terlihat adalah mempersingkat waktu dan biaya perjalanan menuju ke kantor.

Menurut sebuah studi, pekerjaan jarak jauh mampu memberikan keuntungan ini bagi perusahaan dan pekerja, yakni:

  • Mengurangi ketidakhadiran hingga 60 persen
  • Meningkatkan penghematan biaya perjalanan hingga 56 persen
  • Menumbuh produksi sebesar 56 persen
  • Mengurangi turnover karyawan sebesar 20 persen

Mengutip dari Freemalaysiatoday, Rabu (21/10/2020) berikut keuntungan lainnya bagi perusahaan

  1. Meningkatkan kinerja dan produktivitas

Menurut sebuah studi, 76 persen karyawan yang bekerja jarak jauh berkata bahwa mereka lebih kreatif bekerja dari rumah daripada di kantor. Sementara 26 persen menyatakan bahwa mereka lebih termotivasi saat bekerja dari rumah.

Pada studi yang sama, persentase tersebut didukung oleh 61 persen manajer perusahaan menegaskan bahwa pekerja jarak jauh berkinerja lebih baik dan lebih produktif, sehingga dapat meningkatkan laba bagi perusahaan mereka.

Angka-angka ini muncul karena berkurangnya stres dari bekerja di rumah dan semangat kerja yang lebih besar.

Sebuah studi lain menemukan 82 persen pekerja jarak jauh di mana tingkat stres lebih rendah dan 80 persen melaporkan semangat kerja yang lebih tinggi.

Sehingga berdasarkan angka-angka persentase tersebut, masuk akal bagi perusahaan untuk mempekerjakan pekerja jarak jauh.

  1. Menghemat biaya perusahaan

Memiliki pekerja yang bekerja di kantor sehingga harus memiliki fasilitas yang sesuai dengan jumlah karyawan yang dipekerjakan. Dengan persyaratan ini, perusahaan harus mempertimbangkan biaya sewa dan pemeliharaan seperti komputer dan peralatan kerja lainnya.

Sehingga dengan mempekerjakan pekerja di rumah, perusahaan dapat jauh menghemat pada sewa dan pemeliharan yang ada.

  1. Menawarkan kemungkinan perekrutan yang lebih besar

Dengan dapat menghemat biaya operasional perusahaan, sehingga menjadi mungkin di mana perusahaan dapat merekrut banyak pekerja lagi untuk bekerja.

Perusahaan bahkan dapat melakukan perekrutan internasional untuk bakat yang dibutuhkan untuk pekerjaan tersebut.

  1. Menarik lebih banyak bakat dan menghasilkan loyalitas yang lebih besar

Meskipun beberapa eksekutif bisnis berpikir bahwa usulan gaji yang lebih baik akan menarik lebih banyak talenta ke perusahaan atau kenaikan gaji akan menghasilkan loyalitas pekerja.

Pada kenyataannya adalah flekfsibilitas kerja adalah pendorong yang paling kuat untuk kedua tujuan tersebut.

pt rifan financindo

rifan financindo

pt rifan

Rifan Financindo Berjangka

sumber : liputan6.com

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Wall Street Anjlok, Sektor Teknologi Jadi Penekan Utama

saham-wall-street-131104d

Rifan Financindo Berjangka– Wall Street melemah pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi waktu Jakarta). Pelemahan bursa saham di New York Amerika Serikat (AS) tersebut terjadi jelang tenggak waktu kesepakatan stimulus ekonomi sebagai penanganan covid-19.

Mengutip CNBC, Selasa (20/10/2020), Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup melemah 410,89 poin atau 1,4 persen menjadi 28.195,42. Sebelumnya pada perdagangan Senin, rata-rata 30 saham naik lebih dari 100 poin.

Sedangkan indeks S&P 500 turun 1,6 persen menjadi 3.426,92 dan Nasdaq Composite mundur 1,7 persen menjadi 11.478,88.

Baik Dow dan S&P 500 membukukan perdagangan terburuk sejak 23 September. Nasdaq membukukan kerugian satu hari terbesar sejak 2 Oktober.

Perdagangan di Wall Street pada Senin ini juga mencatat penurunan lima hari berturut-turut pertama sejak Agustus 2019.

Saham teknologi berkontribusi terhadap penurunan tersebut. Alphabet, Microsoft, Apple dan Amazon semuanya turun setidaknya 2 persen. Facebook merosot 1,7 persen.

Dalam indeks S&P 500, sektor yang mengalami kinerja terburuk adalah sektor energi dan teknologi, masing-masing turun 2,1 persen dan 1,9 persen.

Ketua DPR Nancy Pelosi memberikan waktu 48 jam kepada pemerintahan Presiden Donald Trump untuk mencapai kesepakatan bantuan sebelum pemilihan 3 November. Pelosi dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin dijadwalkan untuk bertemu pada Senin sore.

Namun, The Washington Post melaporkan, mengutip sumber yang tidak bisa disebutkan, bahwa pembicaraan mengenai stimulus antara Pelosi dan pemerintah sepertinya masih jauh dari kata sepakat. Berita tersebut membuat Wall Street masuk ke posisi terendah pada perdagangan Senin ini.

“Pasar saham terus menjadi sangat sensitif terhadap pembicaraan apa pun yang berkaitan dengan stimulus,” jelas analis senior Wells Fargo Investment Institute, Scott Wren.

“Wall Street reli dari posisi terendah pada Maret karena adanya berita yang lebih baik dalam hal vaksin,” tambah dia.

pt rifan financindo

rifan financindo

pt rifan

Rifan Financindo Berjangka

sumber : liputan6.com

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Intip Prediksi Harga Emas Jelang Pemilu AS

Screenshot_2020-08-31 Akhir Pekan, Harga Emas Melonjak Lagi

 

 

 

 

 

 

 

 
PT. Rifan Financindo Berjangka – Harga emas yang berada di level USD 1.900 per ons dinilai dapat sedikit memberikan ketenangan. Setidaknya sebelum nantinya terkoyak pada saat pemilihan presiden AS pada 3 November 2020 mendatang.
Pasalnya, AS sangat terpolarisasi selama pemilihan ini. Disisi lain, ada pertanyaan yang membayangi apakah Trump akan menerima dan mengakui hasilnya jika rivalnya, Biden menang.
“Ketidakpastian seputar pemilu adalah masalah. Jika Anda tidak mempercayai sistem pemilu, itu adalah masalah,” kata Grady. Dikhawatirkan, hal tersebut dapat memicu konflik atau kerusuhan sipil.

“Ketidakpastian tetap menjadi semboyan di pasar. Fakta bahwa harga emas belum benar-benar bergerak dan masih dengan mantap memperdagangkan kisaran dalam dolar mencerminkan keengganan pelaku pasar untuk mengambil posisi agresif menjelang hasil pemilu (dalam pandangan kami, setidaknya, hasil pemilu akan bullish untuk emas, bagaimanapun),” kata kepala analisis pasar StoneX untuk EMEA dan kawasan Asia Rhona O’Connell.

Dilansir dari laman Kitco, Senin (19/10/2020), Wakil presiden senior pedagang logam mulia MKS SA Afshin Nabavi mengatakan, untuk saat ini harga emas kemungkinan akan tetap dalam kisaran antara USD 1.880 dan USD 1.930 per ounce. Dimana harga emas ini mengacu pada dolar dan pasar saham.

“Kami harus menembus USD 1.925 pada sisi atas, dan pada sisi bawah, support yang solid berada di USD 1.880. Sentimen lebih pada sisi bullish untuk logam,” kata Nabavi.

Harga emas tak hanya akan dipengaruhi oleh pemilu AS. Melainkan juga paket stimulus yang saat ini pembahasannya masih terus bergulir. Presiden Phoenix Futures and Options LLC Kevin Grady mengatakan, sebelum atau sesudah pemilu, stimulus pada akhirnya akan diloloskan karena kedua calon presiden melihat perlunya pengeluaran yang lebih besar.

“Terlepas dari kandidat presiden mana yang masuk, harga emas pada akhirnya akan naik lebih tinggi. Kedua kandidat akan mengeluarkan uang, dan itu bullish untuk emas. Saya memperkirakan harga emas akan naik kembali menjadi USD 2.000 pada akhir tahun.” kata Grady.

Hal lain yang membuat investor berhati-hati adalah potensi adanya gelombang kedua dalam kasus COVID-19. JIka ini terjadi, maka kemungkinan besar pemerintah setempat akan segera kembali memberlakukan penguncian. Hal ini tentu bukan situasi yang menguntungkan.

“Investor global juga memperhatikan perkembangan terbaru seputar penyebaran virus, karena COVID-19 muncul kembali di seluruh Eropa dan Amerika Serikat. Di era pra-vaksin ini, pemulihan ekonomi suatu negara bergantung pada seberapa baik virus itu dapat menahannya. virus corona, karena respons kesehatan setiap negara yang menjadi dasar pemulihan ekonominya, “kata analis pasar FXTM, Han Tan.
pt rifan financindo
rifan financindo
pt rifan
PT. Rifan Financindo Berjangka
sumber : liputan6.com
PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Wall Street Anjlok Tertekan Lonjakan Covid-19 di Eropa

saham-wall-street-131104d

Rifan Financindo Berjangka– Wall Street melemah pada penutupan perdagangan Kamis (Jumat pagi waktu Jakarta). Pendorong pelemahan bursa saham di Amerika Serikat (AS) ini adalah harapan dari sitmulus Corona di AS yang terus turun. Sentimen lain yang menekan bursa aS adalah total penderita infeksi virus Corona di Eropa terus meningkat.

Mengutip CNBC, Jumat (16/10/2020), bursa saham AS terus tertekan dalam tiga hari ini. Penurunan terdalam terjadi pada sektor teknologi. Namun penurunan tersebut mampu diimbangi penguatan di sektor keuangan dan energi.

Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 19,8 poin atau 0,07 persen ke level 28.494,20. S&P 500 turun 0,2 persen menjadi 3.483,34. Sedangkan Nasdaq Composite mundur 0,5 persen menjadi 11.713,87.

Saham Facebook memimpin penurunan saham teknologi dengan jatuh 1,9 persen di tengah meningkatnya kekhawatiran peraturan. Amazon merosot 0,8 persen. Alphabet dan Microsoft masing-masing turun 0,5 persen dan Apple turun 0,4 persen.

Kerugian tersebut agak diimbangi oleh keuntungan saham-saham bank dan energi. JPMorgan Chase, Morgan Stanley dan Citigroup semuanya naik lebih dari 1 persen. Exxon Mobil dan Chevron masing-masing naik 0,9 persen dan 0,8 persen.

Penurunan Wall Street pada hari Kamis menandai penurunan harian ketiga berturut-turut pada indeks utama. Ini adalah penurunan terpanjang indeks utama tersebut dalam hampir sebulan.

“Gejolak pasar akan berlanjut dalam beberapa minggu ke depan karena investor bersiap untuk sejumlah ketidakpastian,” jelas kepala investasi manajemen kekayaan global UBS, Mark Haefele.

Menurutnya, waktu kehadiran atau ketersediaan vaksin, setelah kemunduran untuk Johnson & Johnson, adalah salah satu ketidakpastian tersebut. Kemudian juga ada ketidakpastian kapan pengucuran stimulus fiskal AS dan juga mengenai hasil dari pemilu AS.

“Pemulihan yang tidak merata dalam ekonomi AS juga menambah kekhawatiran investor Wall Street saat musim laporan keuangan dimulai minggu ini.” tambah dia.

pt rifan financindo

rifan financindo

pt rifan

Rifan Financindo Berjangka

sumber : liputan6.com

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG