Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Category Archives: news

Usia Emas, Peruri Semakin Matang Jalani Transformasi Digital dan Penjamin Keaslian Produk

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG – Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia atau dikenal Peruri telah genap berusia 50 tahun pada 15 September 2021 lalu. Bagi Peruri, usia emas 50 tahun bukanlah garis finish melainkan pengalaman panjang yang menjadi pijakan untuk naik ke level yang lebih tinggi dalam menghadapi era teknologi digital atau industri 4.0.

Sejak didirikan tahun 1971 silam, Peruri tidak pernah berubah dengan kompetensi utamanya sebagai penjamin keaslian. Peruri tetap dipercaya pemerintah untuk menjalankan tugas pencetakan uang Rupiah dan dokumen sekuriti milik negara seperti meterai, pita cukai, dokumen pertanahan, dokumen keimigrasian, prangko dan beberapa dokumen sekuriti lainnya. Melalui penerapan fitur sekuriti tinggi di setiap produk, Peruri mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat atas setiap produk yang dihasilkan.

Di era industri 4.0 yang penuh tantangan karena disrupsi teknologi digital yang semakin masif, Peruri terus melakukan transformasi perusahaan. Mulai dari penyesuaian model bisnis, inovasi produk dari konvensional menuju digital hingga peningkatan kompetensi sumber daya manusia agar memiliki digital mindset yang baik.

Berikut ini sejumlah capaian penting dari Peruri dalam dua tahun terakhir sebagai bukti nyata perusahaan telah berhasil menjalani transformasi digital dan perannya sebagai penjamin keaslian produk.

Upaya perusahaan untuk bergerak dalam jasa digital business solution mendapatkan restu dari pemerintah dengan terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 6 Tahun 2019. Di dalam peraturan tersebut disebutkan, selain mencetak uang dan dokumen sekuriti untuk negara, Peruri juga dapat menjalankan bisnis jasa digital sekuriti dan optimalisasi pemanfaatan potensi sumber daya yang dimiliki (optimalisasi aset).

Sebuah kegiatan usaha yang sebelumnya tidak ada di PP Nomor 32 Tahun 2006. Langkah cepat dilakukan perusahaan dengan meluncurkan 3 (tiga) layanan digitalnya yaitu Peruri Sign, Peruri Code dan Peruri Trust pada tahun yang sama.

Selain itu, perusahaan juga melakukan transformasi di bidang sumber daya manusia. Peruri terus memberikan kesempatan bagi talenta-talenta terbaik untuk berkembang dan meningkatkan digital mindset guna mendukung tercapainya tujuan perusahaan menjadi korporasi percetakan sekuriti terintegrasi dan solusi digital sekuriti kelas dunia.

BacaJuga :

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA | PT Rifan Financindo Berjangka Buka Workshop Apa Itu Perusahaan Pialang, Masyarakat Harus Tahu

RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan

PT RIFAN | Bursa Berjangka Indonesia Belum Maksimal Dilirik Investor

RIFANFINANCINDO | Rifan Financindo Intensifkan Edukasi

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Berburu keuntungan berlimpah melalui industri perdagangan berjangka komoditi

RIFAN | Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka PT. RFB

PT. RIFAN | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan

RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras

PT. RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya

PT RIFANFINANCINDO | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun

PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop

PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK

RFB | RFB Masih Dipercaya, Transaksi Meningkat

Peruri Bangun Pusat Riset dan Pengembangan

Kini, Peruri yang telah berdiri selama setengah abad tak henti menggalakkan inovasi dan terus meningkatkan kapabilitasnya. Salah satu hasilnya, Peruri telah mendapatkan sejumlah pelanggan produk digital dalam kurun waktu yang relatif singkat. Guna menciptakan talenta-talenta perusahaan yang unggul, Peruri membentuk Peruri Research Institute for Authenticity (PRIfA) sebagai pusat pengembangan dan wadah riset Peruri yang menjalin kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi di Indonesia serta perusahaan pencetakan uang luar negeri sebagai mitra industri.

Tembus Pasar Global, Peruri Cetak Uang Kertas Soles

Selain menjadi perusahaan yang unggul di kelas domestik, Peruri juga telah berhasil menembus pasar internasional, mulai dari Kawasan Asia Tenggara, Afrika, Asia Selatan, hingga Amerika Selatan untuk produk uang kertas, paspor, pita cukai dan prangko. Yang paling terakhir dan paling membanggakan, Peruri berhasil memenangkan tender pencetakan uang kertas Soles, mata uang negara Peru pada 2020. Pada proyek pencetakan uang Soles Peru, Peruri berhasil mengalahkan perusahaan-perusahaan kelas dunia lainnya.

Cetak Uang Pecahan Khusus Rp 75 Ribu Rupiah

Salah satu prestasi membanggakan Peruri juga terjadi pada 2020 dimana saat itu Peruri ditunjuk oleh Bank Indonesia untuk mencetak Uang Peringatan Kemerdekaan (UPK) 75 tahun kemerdekaan RI dengan meluncurkan uang pecahan khusus 75 ribu rupiah. Pencetakan UPK 75 ribu dikerjakan menggunakan fitur-fitur sekuriti (security features) tertinggi dan teknologi terkini yang belum pernah diimplementasikan pada pencetakan uang kertas sebelumnya

Sumber : Liputan 6

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Harga Emas Melompat 2 Persen, Investor Tunggu Risalah The Fed

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG – Harga emas naik 2 persen dipicu pelemahan dolar dan penurunan imbal hasil treasury AS, di tengah investor yang fokus pada risalah dari pertemuan kebijakan terbaru Federal Reserve (The Fed).

Harga emas di pasar spot naik 1,9 persen mendekati level tertinggi empat minggu di USD 1.793,86 per ounce. Harga emas berjangka AS melonjak 2,1 persen menjadi USD 1.795,60.

Logam mulia lainnya mengikuti, dengan harga perak naik 2,7 persen menjadi USD 23,15 per ounce, platinum naik 1,2 persen menjadi USD 1.018,96 dan paladium naik 3,4 persen menjadi USD 2.114,71.

“Emas hanya mengikuti imbal hasil saat ini. Reaksi awal setelah data CPI (indeks harga konsumen) adalah lonjakan besar dalam imbal hasil, yang sekarang mulai memudar,” kata Daniel Pavilonis, ahli strategi pasar senior di RJO Futures melansir laman Kitco, Kamis (14/10/2021).

Emas pada awalnya memangkas kenaikan karena patokan imbal hasil Treasury AS 10-tahun naik di atas 1,6 persen menyusul data yang menunjukkan harga konsumen AS meningkat secara solid pada bulan September dan siap untuk kenaikan lebih lanjut dalam beberapa bulan mendatang.

BacaJuga :

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA | PT Rifan Financindo Berjangka Buka Workshop Apa Itu Perusahaan Pialang, Masyarakat Harus Tahu

RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan

PT RIFAN | Bursa Berjangka Indonesia Belum Maksimal Dilirik Investor

RIFANFINANCINDO | Rifan Financindo Intensifkan Edukasi

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Berburu keuntungan berlimpah melalui industri perdagangan berjangka komoditi

RIFAN | Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka PT. RFB

PT. RIFAN | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan

RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras

PT. RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya

PT RIFANFINANCINDO | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun

PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop

PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK

RFB | RFB Masih Dipercaya, Transaksi Meningka

Tetapi kemunduran berikutnya dalam imbal hasil, yang mengurangi biaya peluang memegang emas tanpa bunga, mendorong reli yang kuat pada logam mulia.

Logam ini juga mendapat dukungan dari penurunan dolar dan kekhawatiran bahwa inflasi yang tinggi akan memukul pertumbuhan ekonomi global.

“Ekspektasi inflasi bercampur dengan kekhawatiran pertumbuhan global telah membuat banyak investor khawatir bahwa bisnis dan konsumen akan jauh lebih lemah di paruh kedua tahun 2022. Aliran safe-haven mulai datang ke arah emas,” Edward Moya, analis pasar senior di brokerage. OANDA, kata dalam sebuah catatan.

Investor sekarang menunggu rilis risalah dari pertemuan bank sentral AS, di tengah ekspektasi untuk pengurangan dukungan ekonomi segera bulan depan.

Sementara itu, sekelompok bank yang bermitra dengan London Metal Exchange untuk meluncurkan emas dan perak berjangka pada 2017 bersiap untuk meninggalkan proyek tersebut setelah volume yang diharapkan tidak terwujud.

Sumber : Liputan 6

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Harga Timah Terus Melesat, TINS Yakin Kinerja Semakin Kuat

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG – Harga timah masih terus menanjak dan melanjutkan reli sepanjang tahun, terdorong oleh gangguan pasokan karena pandemi dan tingginya permintaan. Hal itu menjadi sentimen positif bagi PT Timah Tbk.

Berdasarkan data Bloomberg, harga timah pada London Metal Exchange pada perdagangan Selasa (12/10/2021) parkir pada US$36.382 per ton.

Adapun, harga timah sepanjang tahun ini sudah naik sampai 80 persen, melampaui logam dasar lainnya seperti tembaga dan aluminium di pasar London Metal Exchange (LME).

Pelaku pasar timah saat ini tengah memperhatikan perbaikan ekonomi yang bisa meningkatkan konsumsi di saat adanya gangguan pasokan karena hambatan pengiriman dan produksi dari para pemasok di Asia.

Pasokan timah di pasar Shanghai dan London sendiri saat ini tercatat mendekati titik terendah dalam beberapa tahun.

Terkait hal tersebut, Direktur Utama PT Timah Tbk (TINS) Mochtar Riza Pahlevi Tabrani optimistis sentimen ini akan berimbas positif bagi kinerja keuangan kuartal III/2021 dan kuartal IV/2021.

“Alhamdulillah kinerja membaik. Mudah-mudahan tahun ini bisa terus berkelanjutan,” kata Riza di TINS Gallery, Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (12/10/2021).

Riza belum dapat mengungkapkan pertumbuhan kinerja maupun laba TINS pada kuartal III/2021. Meski demikian, ia menuturkan, kenaikan harga timah tidak hanya berimbas positif bagi perusahaan.

BacaJuga :

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA | PT Rifan Financindo Berjangka Buka Workshop Apa Itu Perusahaan Pialang, Masyarakat Harus Tahu

RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan

PT RIFAN | Bursa Berjangka Indonesia Belum Maksimal Dilirik Investor

RIFANFINANCINDO | Rifan Financindo Intensifkan Edukasi

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Berburu keuntungan berlimpah melalui industri perdagangan berjangka komoditi

RIFAN | Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka PT. RFB

PT. RIFAN | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan

RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras

PT. RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya

PT RIFANFINANCINDO | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun

PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop

PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK

RFB | RFB Masih Dipercaya, Transaksi Meningka

Ia menjelaskan,penguatan harga timah juga akan meningkatkan kontribusi TINS kepada kas negara. Hal ini seiring dengan posisi TINS sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang juga tergabung pada Holding Industri Pertambangan Indonesia atau Mind ID.

Berdasarkan laporan keuangan semester I/2021, emiten berkode saham TINS mencatat pendapatannya turun 27 persen ke Rp5,87 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp8,03 triliun.

Adapun, produksi bijih timahnya pada paruh pertama 2021 tercatat turun 54 persen ke 11.457 ton dari tahun sebelumnya sebanyak 25.081 ton. Selain itu, produksi logam timahnya turun 57 persen ke 11.915 ton dari tahun sebelumnya 27.833 ton.

“Dari sisi penjualan, beriringan dengan produksi, mengalami penurunan 60 persen ke 12.523 ton dari semester I/2020 sebanyak 31.508,” jelas Direktur Keuangan TINS Wibisono beberapa waktu lalu.

Meskipun terjadi penurunan, perseroan masih mencatatkan laba dan EBITDA yang cemerlang. Untuk EBITDA perusahaan para paruh pertama tahun ini tercatat melesat 199 persen ke Rp1,04 triliun dari tahun sebelumnya hanya Rp348 miliar.

Kemudian, laba operasional Timah melambung dari minus Rp227 miliar menjadi Rp630 miliar pada semester I/2021. Selanjutnya, untuk laba bersih perseroan berhasil mencatat kenaikan ke Rp270 miliar dari tahun sebelumnya masih minus Rp390 miliar.

Sumber : Bisnis

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Harga Minyak Cetak Rekor Tertinggi 7 Tahun, Apa Untung Ruginya untuk Indonesia?

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG – Harga minyak Jenis West Texas Intermediate, yang merupakan patokan minyak Amerika Serikat, melewati USD 80 per barel pada Jumat (8/10) untuk pertama kalinya sejak November 2014 karena permintaan yang melambung sementara pasokan tetap ketat.

Dikutip dari CNBC, Sabtu (9/10/2021) patokan harga minyak di AS telah melonjak lebih dari 2 persen atau sebesar USD 80,09 pada Jumat (8/10) sebelum turun di sekitar USD 79,70 di Wall Street.

Harga minyak mentah Brent, yang merupakan patokan internasional, juga naik 1,7 persen menjadi USD 83,32 per barel.

Diketahui bahwa harga minyak telah melonjak dalam beberapa hari terakhir bersamaan dengan reli komoditas yang lebih luas termasuk gas alam dan batu bara di tengah krisis energi yang melanda Eropa dan Asia.

Direktur Eksekutif Energy Watch, Mamit Setiawan membeberkan dampak positif dari kenaikan harga minyak dunia terhadap Indonesia.

“Dari sisi positif, akan adanya kenaikan PNBP di sektor migas, karena biasanya dengan kenaikan harga minyak dunia maka kita (Indonesia) juga akan mengalami kenaikan,” kata Mamit kepada Liputan6.com, Minggu (10/10/2021).

“Sisi positif lainnya adalah dengan adanya harga yang naik ini, mungkin diharapkan kegiatan eksplorasi untuk mencari cadangan migas baru,” lanjut Mamit.

Terkait dampak perekomonian, dengan harga minyak yang tinggi maka kegiatan pada EOR (Enhanced Oil Recovery) diharapkan bisa terus dilakukan, karena selama ini salah satu isu pada perkembangan EOR adalah masalah perekomonian, menurut Mamit.

“Dengan harga yang sudah cukup bagus, harusnya kegiatan EOR bisa terus tumbuh,” jelasnya.

BacaJuga :

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA | PT Rifan Financindo Berjangka Buka Workshop Apa Itu Perusahaan Pialang, Masyarakat Harus Tahu

RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan

PT RIFAN | Bursa Berjangka Indonesia Belum Maksimal Dilirik Investor

RIFANFINANCINDO | Rifan Financindo Intensifkan Edukasi

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Berburu keuntungan berlimpah melalui industri perdagangan berjangka komoditi

RIFAN | Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka PT. RFB

PT. RIFAN | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan

RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras

PT. RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya

PT RIFANFINANCINDO | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun

PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop

PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK

RFB | RFB Masih Dipercaya, Transaksi Meningka

Sementara untuk sisi negatifnya, hal itu dapat secara otomatis menaikkan harga minyak secara global, termasuk harga MOP atau argus sebagai acuan untuk pemerintah dalam menentukan harga BBM, menurut Mamit.

“Dan pastinya merek-merek BBM swasta pastinya akan melakukan penyesuaian terhadap produk-produk mereka, salah satunya seperti Shell,’ kata Mamit.

Untuk Pertamina, Mamit menyebutkan bahwa sepertinya hanya dua produk mereka yang sejauh ini memang diperkenankan naik, yaitu Pertamina dex dan Pertamax Turbo.

“Sedangkan Pertalite, Premium, dan Pertamax sejauh ini Pertamina belum melakukan penyesuaian padahal sebenarnya mereka sudah mengalami kerugian, karena tidak pernah menaikkan harga,” beber Mamit.

Disebutkan juga bahwa Pertamina sudah mengalami kerugian yang cukup dalam selama 2021 ini karena harga minyak jauh lebih tinggi dibandingkan pada 2020.

“Terakhir saya hitung, mereka sudah rugi untuk per liternya jenis Pertamax maupun Premium sudah di antara angka Rp 2.500 – 3.000,” papar Mamit.

“Saya kira Pertamina bisa melakukan penyesuaian terutama pada jenis Pertamax agar tidak lebih dalam lagi beban usaha mereka,” pungkasnya.

Sumber : Liputan 6

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Jelang Rilis Data Tenaga Kerja AS, Reli Dolar Terhenti

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG – Nilai tukar dolar AS stabil terhadap beberapa mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis (7/10/2021) atau sehari sebelum rilis data pasar tenaga kerja AS yang dapat memberikan petunjuk tentang kapan langkah Federal Reserve selanjutnya.

Sebagian besar pasangan mata uang utama bertahan pada kisaran yang wajar dan para pedagang enggan memasang taruhan besar sebelum data ketenagakerjaan dirilis.

Dilansir Antara pada Jumat (8/10/2021), Analis Senior Caxton di London Michael Brown mengatakan menjelang data penggajian non-pertanian (NFP) yang agak khusus telah mengambil alih pasar.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang saingannya tidak berubah, diperdagangkan pada 94,199, tidak jauh dari tertinggi satu tahun di 94,504 yang disentuh minggu lalu.

“Saya pikir dolar mungkin akan berkisar seperti ini sampai laporan pekerjaan keluar, meskipun demikian setiap pelemahan dolar AS akan memudar mengingat bagaimana tapering pada November terlihat hampir pasti,” kata Brown.

Federal Reserve mengatakan kemungkinan akan mulai mengurangi pembelian obligasi bulanannya segera setelah November dan kemudian menindaklanjuti dengan kenaikan suku bunga, ketika peralihan kebijakan krisis pandemi bank sentral AS mendapatkan momentum.

Jejak pendapa Reuters menunjukkan data penggajian non-pertanian pada Jumat waktu setempat diperkirakan mengalami peningkatan berkelanjutan di pasar tenaga kerja, dengan perkiraan 455.000 pekerjaan ditambahkan pada September.

BacaJuga :

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA | PT Rifan Financindo Berjangka Buka Workshop Apa Itu Perusahaan Pialang, Masyarakat Harus Tahu

RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan

PT RIFAN | Bursa Berjangka Indonesia Belum Maksimal Dilirik Investor

RIFANFINANCINDO | Rifan Financindo Intensifkan Edukasi

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Berburu keuntungan berlimpah melalui industri perdagangan berjangka komoditi

RIFAN | Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka PT. RFB

PT. RIFAN | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan

RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras

PT. RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya

PT RIFANFINANCINDO | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun

PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop

PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK

RFB | RFB Masih Dipercaya, Transaksi Meningka

“Pasar tenaga kerja AS yang terus membaik dan pertumbuhan ekonomi AS yang solid akan memberi Federal Reserve lampu hijau untuk mulai membatasi program pelonggaran kuantitatifnya,” kata Kepala Investasi UBS Global Wealth Management, Mark Haefele.

Dalam seminggu setelah data, dolar cenderung membalikkan sebagian besar keuntungan atau kerugian yang telah terjadi sejak hari rilis NFP, ahli strategi valas mengatakan dalam laporan BofA Global Research pada Kamis (7/10/2021).

Jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran turun minggu lalu, tetapi PHK meningkat dari level terendah 24 tahun pada September, sebagian karena rumah sakit memecat staf yang tidak divaksinasi dan kurangnya pekerja memaksa penutupan fasilitas.

Sterling menguat 0,3 persen pada Kamis (7/10/2021) karena sentimen risiko global sedikit membaik dan analis mengatakan prospek kenaikan suku bunga bank sentral Inggris (Bank of England) mengurangi beberapa potensi penurunan mata uang.

Di pasar mata uang digital, Bitcoin, uang kripto terbesar di dunia berdasarkan nilai pasarnya, turun dari level tertinggi hampir lima bulan di US$55.800 yang disentuh pada Rabu (6/10/2021), terakhir diperdagangkan di sekitar US$54.040,48.

SUmber : Bisnis

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG