Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Cara Mudah Analisis Kerusakan “Otak” Mobil

Rifan Financindo Berjangka ? Saat kita menyervis mobil, kadang tampak mekanik membawa laptop, atau alat khusus yang dipakai untuk mendeteksi kerusakan mobil. Alat tersebut dikoneksikan pakai kabel khusus, biasanya ?dicolok? pada bagian di bawah setir atau?dashboard. Inilah?scanner, atau pemindai yang sangat berguna membantu mekanik menganalisis kerusakan.

Dengan alat itu, mekanik tak perlu lagi mencari kerusakan mobil secara manual, terutama untuk bagian kelistrikan. Menurut Rusdi Sopiandi, pemilik bengkel Fendryss di Jl Raya Pondok Kelapa, Jakarta Timur,scanner?bisa digunakan untuk mobil-mobil yang sudah cukup canggih, minimal lansiran 1997 ke atas.

?Tapi tidak semua bisa dideteksi. Alat ini hanya bisa menganalisa penyebab kerusakan sistem komponen yang diatur oleh ECU. Misalnya pada Camry atau mobil-mobil Eropa, sistem elektrikal, transmisi, ABS,airbag, immobilizer, AC, sampai sistem injeksi dan sensor-sensor di mesin,? ujar Rusdi.

Ditambahkan, kerusakan alat tersebut sangat dibutuhkan untuk mobil-mobil masa kini yang rata-rata sudah ?sangat cerdas?. ECU sebagai otak sistem pada mobil masa kini bisa dideteksi meski tidak berkunjung ke bengkel resmi.

Namun Rusdi menegaskan bahwa kerusakan ?manual?, misalnya bunyi-bunyian kampas rem, oli mampet, atau setir yang belum digerakkan secara elektrik, harus dicari sendiri oleh mekaniknya.

?Tidak semua bengkel non resmi punya?scanner, karena harganya yang cukup mahal. Lagi pula,?scanner?universal harus di-update?untuk membaca teknologi terkini mobil-mobil yang beredar di pasaran. Datasoftware?bisa diisi sistem dari semua merek dan tipe mobil,? terang Rusdi.

Tentu, untuk menggunakannya, akan dikenakan biaya tambahan jika bukan berupa servis berkala (servis rutin, pengecekan menggunakanscanner?sudah termasuk biaya servis).