Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Bursa Saham Global dan Regional Beri Sentimen Positif

ihsg_rachman1

Rifan Financindo Berjangka – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin turun 21 poin akibat aksi jual saham investor asing. Saham-saham unggulan jadi sasaran aksi jual.

Menutup perdagangan awal pekan, Senin (10/8/2015, IHSG terpangkas 21,354 poin (0,45%) ke level 4.748,949. Sementara Indeks LQ45 terkoreksi 3,547 poin (0,44%) ke level 807,909.

Semalam Wall Street ditutup positif naik lebih dari 1%. Indeks S&P 500 mencatat kenaikan tertinggi setelah pekan lalu turun tajam. Salah satu pemicu kenaikan Wall Street adalah kesepakatan Warren Buffett.

Indeks Dow Jone naik 241,79 poin (1,39%) ke 17.615,17. Indeks S&P 500 naik 26,61 poin (1,28%) ke 2.104,18. Sementara indeks Nasdaq naik 58,25 poin (1,16%) ke 5.101,8.

Hari ini IHSG diperkirakan bisa menguat terbatas dibantu penguatan bursa saham global dan regional. Rentang pergerakan IHSG diprediksi masih tipis.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 naik 111,29 poin (0,53%) ke level 20.919,98.
  • Indeks Straits Times menguat 8,24 poin (0,26%) ke level 3.204,90.

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
OSO Securities
Awal pekan ini bursa kembali terjelembab dalam zona merah. IHSG terkoreksi sebesar 0.45% ke level 4,748.95. Kehadiran Jokowi dalam acara ulang tahun Pasar modal yang ke 38 ternyata tidak mampu membawa IHSG untuk bergerak naik. Selain itu faktor pelemahan rupiah juga menjadi pemberat IHSG untuk bergerak naik. Faktor eksternal seperti rilisnya data Current Acount Jepang bulan Juni yang lebih rendah dari periode sebelumnya dari ? 1880.9B menjadi ? 558.6B serta indek kepercayaan konsumen jepang yang mengalami penurunan menjadi 40.3 dari sebelumnya 41.7 juga menjadi salah satu faktor IHSG terjelembab pada perdagangan kemarin. Koreksi yang terjadi pada perdagangan kemarin membuat asing kembali mencatatkan net sell sebesar Rp 114.38 miliar.

Sementara itu bursa saham Wall Street semalam ditutup menguat setelah mengalami koreksi berkepanjangan selama 7 hari berturut-turut. Indeks Dow Jones naik 1.39% ke level 17,615.17, indeks S&P 500 menguat 1.28% ke level 2,104.18 dan indeks Nasdaq naik 1.16% ke level 5,101.80. Naiknya harga minyak brent di atas US$50 per barel, membuat saham energy banyak diburu oleh pelaku pasar sehingga mampu menjadi penggerak pada perdagangan di bursa Wall Street semalam.

Senada dengan bursa Amerika, semalam bursa Eropa juga ditutup menguat meski hanya mengalami kenaikan tipis. Indeks FTSE 100 naik sebesar 0.26% ke level 6,736.22, indeks CAC 40 naik 0.79% ke level 5,1945.41 dan indeks DAX naik 0.99% ke level 11,604.78.

Setelah mengalami koreksi beberapa hari ini, kami perkirakan hari ini IHSG masih bergerak volatile dengan kecenderungan menguat terbatas seiring penguatan bursa global dan regional. Namun, perlu diperhatikan mengenai kondisi rupiah yang terus terdepresiasi. Secara teknikal, volume MACD histogram masih melemah. Indikator stochastic oscilator juga melemah menuju ke area over sold. Kami perkirakan IHSG akan bergerak kisaran 4,700 ? 4,798.

Mandiri Sekuritas
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun sedikit tipis di bawah 4.750, yaitu di 4.748,48, turun sebesar -21,24 poin (-0,45%) setelah bergerak di antara 4.720,91 – 4.764,74.

Secara intraday IHSG melewati 4.750 dan menyentuh nilai terendah di 4.720 sehingga mulai membentuk downtrend channel baru di area 4.700-4.800. Estimasi pergerakan indeks hari ini berada di 4.720?4.805.

Indeks bursa saham AS kembali menguat mengalami rebound di awal pekan. Kenaikan ini merupakan kenaikan tertinggi sejak bulan Mei dan diikuti oleh indeks-indeks utama lainnya dan indeks Eropa.

Minyak (Oil WTI) di tutup menguat, mengakhiri penurunannya selama enam minggu berturut-turut. Emas ditutup menguat di atas US$ 1.100.