Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Bursa Global Mixed, Harga Komoditas Merosot

2157358ThinkstockPhotos-465187851780x390

Rifan Financindo Berjangka – Memulai perdagangan pagi ini, kami laporkan Bursa?Saham AS?ditutup naik ditopang kinerja positif sektor perawatan kesehatan dan bioteknologi serta penantian investor untuk laporan resmi laba perusahaan untuk kuartal ketiga. Dow Jones ditutup naik 0,73 %, di 16,912.29, dengan kenaikan saham Merck dan Boeing. S & P 500 ditutup naik 0,80 %, pada 1,995.83, dengan penguatan delapan sektor, dipimpin sektor perawatan kesehatan. Nasdaq ditutup naik 0,90 %, pada 4,791.15 dengan penguatan iShares Nasdaq Biotechnology ETF (IBB).

Sementara itu, bursa Asia dibuka mixed didukung penguatan bursa Wall Street dan penantian pembukaan pasar Tiongkok hari ini yang diperkirakan stabil. Pagi ini Nikkei dibuka turun 0,35% di?18259.18. Kospi naik 0,51% di?2016.17. Sementara ASX 200 naik 0,73% di?5235.90.

Harga emas spot LLG pada akhir perdagangan dini hari tadi ditutup turun 0,1 % menjadi 1,145.86 dollar per troy ons terganjal pengutan dollar. Sementara harga minyak mentah WTI untuk kontrak November ditutup turun 1,5 %, pada 47,81 dollar per barel. Penurunan terjadi terpengaruh perbedaan data persediaan minyak di AS. Administrasi Informasi Energi pemerintah AS (EIA) mengatakan persediaan minyak mentah di negara itu naik 3,1 juta barel pekan lalu, sementara analis dalam survey Reuters menyatakan 2,2 juta barel.

Dari pasar valas, Dollar menguat terhadap Euro didorong optimisme pertumbuhan ekonomi global, sementara yen menguat terhadap dolar setelah Bank of Japan menetapkan kebijakan moneter yang stabil. EURUSD turun 0.3 %, pada 1.1237. GBPUSD naik 0.61 % pada 1.5316. USDJPY turun 0.18 %, pada 120.0.

Dari pasar modal Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan pada penutupan perdagangan Rabu (07/10) berbalik rebound, kembali ditutup positif naik 41,35 poin atau 0,93% ke posisi 4487,13. Meredanya aksi ambil untung investor, ditambah dengan menguatnya bursa Asia dan bursa Eropa memberikan penguatan bagi IHSG. Sementara dari dalam negeri, pelaksanaan kebijakan ekonomi yang dikeluarkan pemerintah semakin menggairahkan investasi dan memberikan sentiment positif penguatan Rupiah, dan hal ini memberikan dukungan positif juga bagi IHSG. Secara teknikal ada dukungan IHSG lanjutkan kenaikan , diperkirakan akan di kisaran support 4391-4439, dan resisten 4511-4535. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini : SMGR, LPKR, WTON dan PGAS.