Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Bursa Eropa Melemah Kemarin | PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

rifan financindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Rifanfinancindo – Semarang,?Saham Eropa turun untuk pertama kalinya dalam empat hari terakhir setelah laporan industri jasa AS yang lebih rendah dari perkiraan menimbulkan kekhawatiran tentang kekuatan ekonomi terbesar di dunia.

Indeks Stoxx 600 Eropa turun 0,3 % pada penutupan perdagangan, menghapus kenaikan sebanyak 0,3 % setelah data dari Institute for Supply Management (ISM) menunjukkan industri jasa AS diperluas pada bulan Agustus berada di laju terlemah dalam enam tahun terakhir. Spekulasi untuk kenaikan suku bunga Federal Reserve menurun kembali setelah laporan tersebut, dengan para pedagang harga sekarang hanya berpeluang sebesar 24 % lebih tinggi pada bulan ini.

Indeks acuan Eropa bergerak lebih tinggi selama tiga hari terakhir, pada Jumat lalu melonjak setelah data ekonomi AS mengisyaratkan pasar tenaga kerja mengalami kestabilan tanpa memperkuat kasus untuk kenaikan suku bunga.

Saham AS ditutup lebih tinggi pada hari Selasa setelah laporan yang mengecewakan pada industri sektor jasa AS memicu kemungkinan penundaan kenaikan suku bunga yang direncanakan oleh Federal Reserve. Indeks S & P 500 naik 6,5 poin atau 0,3 %, ke level 2,186.48. Saham energi yang mengalami kinerja terbaik, didorong oleh kenaikan harga minyak. Indeks Dow industrials menguat 46,37 poin atau 0,3 %, ke level 18,538.33, dipimpin oleh Intel Corp dan Chevron Corp dan Indeks Nasdaq Composite lebih tinggi 26,01 poin atau 0,5 %, ke level 5,275.91. Strategi pasar mengatakan suku bunga rendah mendorong investor untuk beralih ke aset berisiko seperti saham.

Selama perdagangan pagi di Eropa, EURO STOXX naik tipis 0,12%, CAC Prancis naik 0,12%, sedangkan DAX Jerman naik 0,29%.

Data hari Jumat menunjukkan bahwa ekonomi AS menambahkan 151.000 pekerjaan pada bulan Agustus, dibanding ekspektasi untuk peningkatan 180.000. Tingkat pengangguran AS tetap tidak berubah pada 4,9% bulan ini, mengalahkan ekspektasi untuk penurunan 4,8%.

Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa rata-rata penghasilan per jam naik 0,1% pada bulan Agustus, di bawah ekspektasi untuk kenaikan 0,2%.

Bursa saham AS ditutup menguat tipis pada perdagangan Selasa setelah data ekonomi mengurangi spekulasi bahwa Federal Reserve akan nmemutuskan kenaikan suku bunga dalam waktu dekat.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 46,16 poin atau 0,25% ke 18.538,12, sedangkan indeks Standard & Poor?s 500 menguat 6,5% atau 0,3% ke 2.186,48 pada perdagangan Selasa.

Data sektor indeks manajer pembelian sektor jasa lebih lemah dari ekspektasi pada Agustus menambahj pandangan bahwa the Fed akan menahan diri untuk menaikkan suku bunga pada pertemuan bulan ini.

Institute for Supply Management melaporkan pada Selasa bahwa indeks manajer pembelian (PMI) non-manufaktur merosot ke 51,4, terendah sejak Februari 2010, dari 55,5 pada bulan Juli.

Angka ini lebih rendah dari proyeksi terendah dalam median survei Bloomberg yang mencapai 54,9, dengan rentang perkiraan 52,6 – 56,6.

” tidak mendapatkan dukungan dari data untuk kenaikan suku bunga, dan jadi kita melihat pasar hanya naik tipis hari ini,” kata Bucky Hellwig, senior vice president BB&T Wealth Management, seperti dikutip Reuters.

Sementara itu, meskipun harga minyak melemah, indeks energi S&P 500 menguat 1,5%, didorong oleh akuisisi Spectra Energy oleh Enbridge senilai sekitar US$28 miliar. Saham Spectra melonjak 13,4%.

Indeks keuangan S&P, yang cenderung naik sejalan dengan ekspektasi kenaikan suku bunga, tergelincir 0,2%, sedangkan sektor utilitas, yang cenderung diuntungkan dari suku bunga acuan yang rendah, menguat 1,1%.