Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Bursa AS Mencatat Penurunan Terpanjang | PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

PT Rifan Financindo – Semarang, Saham berjangka AS melayang lebih rendah pada hari Selasa, dengan investor masih enggan untuk membuat spekulasi besar menjelang dimulainya pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal selama dua hari.

Sementara itu, badai salju di New York City mengancam memotong volume perdagangan, dengan ratusan penerbangan sudah dibatalkan di seluruh bagian Pantai Timur dan keadaan darurat diumumkan untuk kota itu sendiri.

Dow Jones Industrial Average berjangka turun 28 poin, atau 0,1%, ke 20.815, sementara S&P 500 berjangka turun 3,6 poin, atau 0,2%, ke 2,368.25. Nasdaq-100 turun 6 poin, atau 0,1%, ke 5.391.

Saham Wall Street sebagian besar ditutup lebih tinggi pada hari Senin, namun bergerak terbatas karena investor memilih tidak bertransaksi menjelang keputusan Federal Reserve. Indeks S&P 500 naik kurang dari satu poin ke 2,373.47, sementara indeks Nasdaq Composite naik 0,2% ke 5,875.78.

Pengecualian adalah indeks Dow, yang turun 0,1% ke 20,881.48.

National Federation of Independent Business pada Selasa pagi melaporkan bahwa optimisme pemilik usaha kecil turun pada bulan Februari, tapi tetap dekat dengan level tertinggi jangka panjang. Data ekonomi harga produsen untuk bulan Februari dirilis pada pukul 08:30 pagi Waktu Timur.

Event utama, pertemuan FOMC, akan dimulai. Pasar melihat probabilitas bahwa pembuat kebijakan akan memilih kenaikan suku bunga sebesar 93%, menurut data dari Grup CME.

Saham AS diperdagangkan lebih rendah pada Selasa ini seiring berlanjutnya kemerosotan harga minyak yang menekan saham energi, sementara investor juga bersikap wait and see saat dimulainya pertemuan FOMC Federal Reserve selama dua hari.

Sementara itu, badai salju di New York dapat mengancam pemangkasan volume perdagangan, dengan ribuan maskapai sudah membatalkan penerbangan ke seluruh bagian Pantai Timur serta keadaan darurat yang diumumkan untuk kota tersebut.

Indeks S&P 500 indeks, -0,45% turun 8 poin, atau 0,3%, menjadi 2366, dengan sembilan dari 11 sektor utama diperdagangkan lebih rendah. Sektor energi memimpin penurunan, turun sebanyak 1,2%, sementara saham bahan material dan industri turun sekitar 0,6%. harga minyak, -1,69% turun 1,7% seiring laporan OPEC yang menunjukkan produksi dari anggota terbesar, seperti Arab Saudi, meningkat.

Indeks Dow Jones Industrial Average, -0,23% menurun 24 poin, atau 0,1% pada 20.858, dengan Chevron Corp, -1,64%, yang memimpin penurunan sebanyak1,3%.

Indeks Nasdaq Composite, -0,47% turun 25 poin, atau 0,4%, ke 5.851. Indeks utama hanya beberapa persentase poin di bawah level tertinggi sepanjang masanya.

Indeks perusahaan kecil, Russell 2000, -0,70% yang merupakan Indeks dengan kinerja terburuk yang tercatat pada Selasa ini, jatuh sebanyak 0,7%, yang dikhwatirkan dapat menghapus semua kenaikannya sepanjang tahun ini.