Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Bukan Diurut, Begini Pengobatan Awal Untuk Mengatasi Keseleo

99fa9f4f-e370-4564-a308-a67de57484be_169Rifan Financindo Berjangka -?Beberapa dari Anda mungkin pernah mengalami keseleo atau terkilir pada bagian tubuh tertentu terutama kaki. Pada saat mengalami kondisi tersebut, rasa sakit dan tidak nyaman muncul sehingga dapat mengganggu aktivitas. Saat keseleo, apa yang bisa dilakukan agar tak semakin parah?

“Kalau tetap diurut akan makin bengkak itu. Kalau kita keseleo berarti ada pecah pembuluh darah dan harus dikompres dengan air dingin supaya dia menciut, bukan diurut atau dikasih obat panas,” kata dr Ade Tobing, SpKO saat ditemui dalam acara Pekan Neuropati 2016 di Pantai Karnaval Ancol.

Apabila tetap diurut atau diberi obat panas, bagian yang keseleo akan semakin membengkak. Parahnya lagi, kondisi ini dapat menyebabkan bagian pembuluh darah melebar bahkan bagian lain juga akan mengalami hal yang sama.

Untuk mengobatinya, dr Ade menyarankan segera mengompres bagian yang cedera dengan air dingin selama 20 menit. Lakukan pengompresan terus-menerus selama 4 jam sekali untuk meringankan keseleo.

“Kalau bukan karena ligamen atau otot putus dan sedikit terkoyak karena murni kesalahan kita, dalam waktu satu minggu juga bisa kembali sembuh. Namun, bila satu minggu tidak sembuh juga berarti ada masalah dan butuh pemeriksaan lanjut,” lanjut dr Ade.

Berbeda dengan dr Ade, menurut dr Michael Triangto, spKo, ahli kesehatan olahraga, keseleo masih boleh diurut. Namun, hanya keseleo ringan saja yang boleh diobati dengan cara tradisional tersebut.

“Kalau keseleo ringan, boleh ke tukang urut asal tidak ada perubahan bentuk, tidak panas dan digerakkan tidak sakit secara berlebihan. Jadi prinsipnya look (lihat), feel (rasakan) dan move (gerakkan),” tutur dr Michael.

Namun meski sudah berobat ke tukang urut atau dokter, dr Michael menuturkan bahwa tidak ada cedera yang dapat benar-benar sembuh, termasuk keseleo. Selalu ada gejala sisa yang bisa atau tidak bisa terasa.

“Kalau atlet, ototnya kan dilatih terus menjadi lebih kuat, lebih besar, jadi cedera sisa biasanya tidak dirasakan walaupun masih ada,” tutup dr Michael.