Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Bosan dengan Saham dan Obligasi? Coba Investasi yang Lebih Cair Ini

Sudah bosan investasi di saham atau obligasi? Anda mencoba mengisi portofolio dengan investasi yang lebih cair ini.

Sama seperti investasi pada umumnya, menanam uang di instrumen ini juga awalnya harus membangun portofolio yang kuat. Investasi yang dimaksud adalah minuman keras jenis wiski.

“Ini bukan hitungan ilmu pasti seperti matematika. Anda harus coba mencari sesuatu yang langka, intinya satu botol yang tepat sudah cukup,” kata penasihat investasi sekaligus pemilik Whisky Dog, Nicholas Pollacchi, seperti dikutip dari CNN, Senin (24/11/2014).

“Bukan berarti harus mengeluarkan banyak uang, tapi memastikan Anda mengerti mana yang bernilai tinggi,” katanya.

Menurutnya, merek wiski terkenal bisa mempercantik portofolio Anda. Tapi hati-hati, jangan sampai investor malah meminum portofolionya sendiri.

Maka dari itu, Pollacchi menyarankan investor membeli dua botol jika memungkinkan. Satu disimpan, satu lagi untuk diminum jika Anda memang penikmat minuman keras.

Ada cara lain untuk berinvestasi wiski, yaitu melalui perusahaan investasi. Kini adalah perusahaan investasi khusus wiski yang baru-baru ini diluncurkan di Hong Kong.

Saat ini perusahaan tersebut sudah punya lebih dari 3.000 botol, kebanyakan berasal dari Skotlandia dan Jepang. Dana yang terkumpul sudah mencapai US$ 4 juta (Rp 48 miliar)

Ditargetkan terkumpul dana US$ 6 juta di akhir tahun ini. Perusahaan ini menjanjikan pembagian dividen tahunan dari hasil penjualan botol.?

“Strategi kami fokus kepada merek terkenal, beberapa penyulingan yang sudah tutup, wiski edisi terbatas, dan produk yang sudah terkenal di seluruh dunia,” kata Rickesh Kishnani, pengelola perusahaan investasi tersebut.

“Kami akan terus membeli dan menjual wiski sepanjang tahun, jadi ini transaksi yang terus berjalan, bukan investasi jangka panjang,” ujarnya.

Meski bisa dibeli oleh siapa saja, tapi investasi wiski bukanlah barang murah. Untuk membuka akun di perusahaan investasi kelolaan Kishnani minimal butuh dana US$ 250.000 (Rp 3 miliar).

Tapi memang biayanya lebih murah dibandingkan perusahaan investasi di sektor lain yang biasanya membutuhkan hingga jutaan dolar AS sekali buka rekening. Ini berarti hanya penggemar berat wiski yang mau berinvestasi model begini.

“Ini seperti membeli benda seni, investasi yang didorong oleh hobi, jadi bukan untuk semua orang. Jika Anda tidak suka, lebih baik jangan,” kata Pollacchi.