Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Berakhir Flat, Saham HK Dibuka Anjlok | RIFANFINANCINDO

rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Rifanfinancindo РSemarang, Saham-saham Hong Kong sedikit berubah pada hari Selasa, dengan minat beli dari China daratan dipatahkan oleh pelemahan di pasar global.

Indeks Hang Seng acuan turun 0,1 persen, ke level 23,331.57 poin, sedangkan Indeks Hong Kong China Enterprises naik 0,1 persen, ke level 9,846.06 poin.

Linus Yip, ahli strategi di First Shanghai Securities Ltd, mengatakan “kita masih harus mencermati bahwa untuk sementara waktu, melihat apakah tren yang berkelanjutan”.

Sektor energi merupakan salah satu penurunan terbesar, turun 0,7 persen pada penutupan, karena harga minyak tetap di bawah tekanan setelah merosot hampir 2 persen pada hari Senin.

Tapi saham sumber daya menguat 0,6 persen, dibantu oleh pasar komoditi perusahaan.

Ekuitas Jepang menguat setelah yen melemah dari level tertingginya dua bulan. Sementara di tempat lai prospek menjadi beragam setelah saham AS meraih gain dengan susah payah, obligasi reli untuk hari ketiga dan minyak mentah mempertahankan penurunan terburuknya dua hari dalam empat minggu.

Topix naik 0,2 persen, seiring kenaikan dari produsen mobil membayangi penurunan saham energi. Topix naik setelah mata uang Jepang mengalami penurunan terburuk dalam hampir dua minggu terakhir. Indeks Dow Jones Industrial Average menyentuh level tertingginya sepanjang waktu Selasa kemarin terkait spekulasi bahwa  Gedung Putih akan memberikan rincian tentang pengeluaran dan rencana pajak, sebelum reli memudar karna penurunan pada perusahaan minyak. Treasuries naik, membawa imbal hasil 10-tahun di bawah 2,40 persen. Minyak mentah jatuh pada kekhawatiran atas persediaan AS yang meningkat, sementara emas melemah untuk hari kedua.

Saham-saham Hong Kong jatuh pada Rabu pagi ini, sejalan dengan kerugian di seluruh Asia dan data yang menunjukkan bahwa cadangan devisa China mencapai terendahnya enam tahun di bulan lalu karena pertarungan untuk mendukung yuan terhadap besarnya arus keluar modal.

Indeks Hang Seng merosot 0,54 persen, atau 125,78 poin, menjadi 23,205.79.

Indeks Shanghai Composite turun 0,16 persen, atau 5,00 poin, menjadi 3,148.09 dan indeks Shenzhen Composite Index, yang mengikuti saham di bursa kedua China, turun 0,15 persen, atau 2,94 poin, menjadi 1,924.23.