Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Bensin di AS Naik Tajam, Harga Minyak Mentah Semakin Melesat

amerika-700x357

Rifan Financindo Berjangka – Pada penutupan perdagangan Rabu dini hari harga minyak mentah terpantau mengalami peningkatan yang makin mantap (24/6). Harga komoditas ini bergerak lebih tinggi untuk sesi kedua pada perdagangan malam tadi disebabkan beberapa sentiment positif yang membayanginya. Data yang akan dirilis malam nanti diperkirakan akan menunjukkan tingginya permintaan bensin.

Faktor lain yang mendukung kenaikan harga minyak mentah adalah sinyal terjadinya masalah yang membelit perundingan nuklir Iran dan Barat. Kondisi ini berpotensi untuk memperlambat harapan diangkatnya sanksi terhadap ekspor minyak mentah Iran.

Harga bensin berjangka mengalami kenaikan tajam lebih dari 3 persen pada perdagangan malam tadi. Diperkirakan persediaan bensin AS mengalami penurunan sebesar 400 ribu barel minggu lalu.

Di akhir perdagangan Selasa dini hari tadi harga minyak mentah jenis WTI berjangka untuk kontrak bulan Agustus yang saat ini merupakan kontrak paling aktif terpantau ditutup dengan membukukan peningkatan mantap. Harga komoditas ini ditutup dengan bukukan kenaikan sebesar 63 sen atau setara dengan 1 persen dan berada pada posisi 61,01 dollar per barel.

Harga minyak mentah Brent juga tampak mengalami peningkatan yang jauh lebih besar dibandingkan yang dialami oleh kontrak WTI. Harga kontrak Brent untuk kontrak bulan Agustus mengalami kenaikan sebesar 1,10 dollar dan ditutup di level 64,50 dollar per barel.

Pada perdagangan pagi ini harga minyak mentah terpantau menunjukkan kemungkinan untuk bergerak menguat lanjutan meski saat ini pergerakan masih belum jauh dari posisi penutupan. Saat ini terpantau harga minyak mentah diperdagangkan pada posisi 61,14 dollar per barel.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga minyak mentah jenis WTI kontrak paling aktif pada perdagangan hari ini di sesi Asia masih berpotensi melanjutkan kenaikan. Saat ini indikator teknikal masih mengisyaratkan terjadinya kondisi yang sideways.

Untuk perdagangan hari ini harga minyak mentah WTI diperkirakan akan mengalami resistance di level 62,00 dollar. Resistance selanjutnya ada di 63,00 dollar. Jika terjadi pergerakan yang berbalik melemah harga akan menemui support pada posisi 59,00 dollar dan 58,00 dollar.