Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Beda Olahraga, Beda Pula Jenis dan Aturan Makannya

cbc93290-70c4-4084-ad14-6eaf6cba2851_169Rifan Financindo Berjangka -?Tidak mudah menentukan waktu yang tepat untuk makan, sebelum atau sesudah olahraga. Demikian juga soal pemilihan menu makanannya, sebab jenis olahraga juga harus diperhitungkan.

Dirangkum dari Foxnews, Rabu (18/5/2016), berikut ini panduan makan untuk beberapa jenis olahraga.

Jenis olahraga:
Kardio (lari, bersepeda, High Intensity Interval Training atau HIIT)

Sebelum olahraga
Pilih menu makan yang rendah lemak dan gula, perbanyak asupan protein dan karbohidrat. Beri jeda 60-90 menit setelah makan, sebelum mulai berolahraga untuk memberi waktu bagi tubuh mencerna semua makanan tersebut.

“Jika sesi kardio berlangsung kurang dari 1 jam, tidak perlu snack selama latihan,” kata Abby Langer, DR, dietitian dari Abby Longer Nutrition di Toronto.

Sesudah olahraga:
Setelah selesai berlatih kardio, tubuh punya ‘metabolic window’ atau jendela metabolik selama 20-30 menit berikutnya. Artinya dalam kurun waktu tersebut, tubuh akan menyerap nutrisi dengan paling efisien. Prioritaskan asupan karbohidrat dan protein pada kondisi ini.

Jenis olahraga:
Latihan beban atau strength training

Sebelum olahraga:
Prinsipnya, seimbangkan asupan karbohidrat dan protein 1-2 jam sebelum mulai latihan. Karbohidrat akan mencegah kerusakan sel-sel otot karena kekurangan energi, sedangkan protein akan memperbaiki jika ada kerusakan. Pastikan asupan cairan mencukupi, untuk mencegah dehidrasi karena pasti akan banyak berkeringat.

Sesudah olahraga:
Protein memegang peran penting dalam masa pemulihan usai melatih kekuatan. “Otot kita sobek dan mengalami stres dan hanya bisa diperbaiki oleh asam amino dalam protein,: kata Leah Kaufman, RD, seorang nutrisionis dari New York.

Jenis olahraga
Persiapan lomba (Lari 5K, 10K, atau maraton)

Sebelum olahraga
Malam sebelum lomba, dianjurkan mengurangi asupan serat dan meningkatkan asupan karbohidrat. Pagi harinya, berikan asupan karbohidrat porsi kecil saja agar perut tidak terasa penuh. Jika lomba diperkirakan berlangsung lebih dari 1 jam, pastikan untuk mengganti cairan yang hilang lewat keringat.

Sesudah olahraga:
Tubuh akan kehilangan banyak cairan selama berlomba. Penggantian melalui air minum sangat penting untuk mencegah kerusakan sel-sel otot. Salah satu cara untuk mengukur berapa banyak cairan yang hilang adalah dengan menimbang berat badan sebelum dan sesudah olahraga.