Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Author Archives: rifan financindo

Harga Melonjak, Emas Masih jadi Investasi yang Menjanjikan

Related image

PT. Rifan Financindo Berjangka – Harga emas naik pada perdagangan Rabu (Kamis waktu Jakarta). Ini didorong oleh pidato Presiden AS Donald Trump tentang hubungan perdagangan dengan China yang mengurangi optimisme untuk kesepakatan dan mengurangi minat terhadap risiko.

Dikutip dari CNBC, harga emas di pasar spot naik 0,5 persen menjadi USD 1.463,70 per ounce. Sedangkan harga emas berjangka AS naik USD 9,60 dan stabil di level USD 1.463,30.

“Presiden Trump berbicara tentang menaikkan tarif pada akhirnya jika tidak ada resolusi atau kesepakatan apa pun pada fase satu dan itu tampaknya menarik pembeli untuk membeli emas, ”kata Michael Matousek, Kepala Pedagang di Global Investors AS.

“Dalam jangka panjang, sebagai investasi, emas masih merupakan tempat yang aman. Orang-orang masih ingin memilikinya, tren keseluruhan masih naik,” lanjut dia.

Trump pada Selasa kemarin mengatakan kesepakatan perdagangan semakin dekat tetapi tidak memberikan rincian baru tentang kapan atau di mana perjanjian tersebut akan ditandatangani. Hal ini mengecewakan para investor sebagai pidato utama tentang kebijakan ekonomi pemerintahannya.

Dia juga mengguncang beberapa investor dengan mengancam China dengan tarif lebih banyak lagi jika kedua negara tidak mencapai kesepakatan.

Ketidakpastian perdagangan membebani ekuitas AS, dengan tekanan lebih lanjut datang dari protes yang sedang berlangsung di Hong Kong.

Demonstran anti-pemerintah di Hong Kong berencana untuk melumpuhkan bagian-bagian dari pusat keuangan Asia untuk hari ketiga, transportasi, sekolah dan banyak bisnis tutup setelah kekerasan meningkat di seluruh kota.

Investor juga memantau komentar terbaru dari Gubernur Bank Sentral AS atau The Federal Reserve AS (The Fed) Jerome Powell yang mengatakan bank sentral melihat ekspansi berkelanjutan untuk ekonomi AS, sementara dampak penuh dari penurunan suku bunga baru-baru ini belum terasa.

Sementara itu, data CPI AS lebih baik dari yang diharapkan karena harga konsumen untuk bulan Oktober naik 0,4 persen, melebihi ekspektasi. Meski demikian, pernyataan Powell relatif tidak berdampak ke harga emas.

“Mereka (The Fed) tidak akan melakukan langkah apa pun atas suku bunga. Jadi akibatnya emas berjangka itu tetap kuat, ”kata Phillip Streible, Ahli Strategi Komoditas Senior di RJO Futures.

Harga emas sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga, yang mengangkat biaya peluang memegang non-yield bullion.

Di tempat lain, paladium naik 0,8 persen menjadi USD 1.712,55 per ounce. Logam ini mencapai tertinggi sepanjang masa dari USD 1.824,50 pada 30 Oktober sebagai akibat dari krisis pasokan yang berkelanjutan.

Sementara harga perak naik 0,7 persen menjadi USD 16,89 per ounce dan platinum naik 0,4 persen menjadi USd 872,09 per ounce dan ditetapkan untuk mengakhiri empat sesi penurunan berturut-turut.

Baca juga :

pt rifan financindo

pt rifan

rifan financindo

Sumber : Liputan6

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

 

Harap-Harap Cemas Tunggu Pidato Trump, Harga Emas Hari Ini Jatuh Ke Level Terendah

Duh! Usai Trump Pidato, Kok Ada Ramalan Buruk Soal Emas

PT. Rifan Financindo Berjangka – Sempat menjauh, harga emas hari ini (12/11) kembali berada di bawah rekor terendah pada 5 Agustus lalu di US$ 1.455,80 per on stroi.

Penurunan harga emas hari ini menjelang pidato Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Economic Club of New York, dengan investor berharap pernyataan positif seputar pembicaraan perdagangan China.

Mengacu Bloomberg pukul 15.50 WIB, harga emas hari ini di pasar spot turun 0,22% menjadi US$ 1.452,71 per ons troi. Sementara emas berjangka AS turun 0,27% ke level US$ 1.453,10 per ons troi.

“Investor mengharapkan berita konstruktif dari Trump setelah dia mengatakan, pembicaraan perdagangan dengan China berjalan sangat baik, dan ketika waktu untuk pidato semakin dekat, itu berdampak negatif pada emas,” kata Helen Lau, Analis Argonaut Securities, kepada Reuters.

Para investor menanti dengan harap-harap cemas pidato Trump di acara makan siang Economic Club of New York. Mereka berharap, ada berita positif tentang kesepakatan dagang jangka panjang dengan China.

Yang membebani lebih lanjut harga emas, pasar saham Asia naik lebih tinggi, juga karena investor menunggu pidato Trump. Sementara indeks dolar yang sedikit menguat terhadap mata uang pesaing juga memainkan perannya.

Sengketa perdagangan AS-China yang berlangsung selama berbulan-bulan telah mengguncang pasar keuangan dan memicu kekhawatiran perlambatan ekonomi global. Ini mendorong harga emas, yang dianggap sebagai aset yang aman di saat ketidakpastian politik dan ekonomi, lebih dari 13% di tahun ini.

AS dan China telah sepakat untuk menurunkan tarif barang satu sama lain sebagai bagian dari fase pertama perjanjian perdagangan. Tetapi, Trump membantah perjanjian tersebut.

“Perkembangan baru dalam perang dagang AS-Tiongkok atau data apa pun yang mengarah ke elemen tingkat inflasi akan berdampak pada harga emas,” kata Nicholas Frappell, Global General Manager ABC Bullion, kepada Reuters.

Pekan lalu Presiden Federal Reserve Chicago Charles Evans menyatakan, ekonomi AS berada di tempat yang baik tetapi laju inflasi akan menjadi penting dalam memutuskan jalur suku bunga di masa depan.

Menurut Wang Tao, Analis Pasar Teknikal Reuters untuk komoditas dan energi, harga emas spot bisa menembus level support di $ 1.455 per ons dan jatuh ke kisaran US$ 1.417 hingga US$ 1.440 per ons troi.

Sengketa perdagangan AS-China yang berlangsung selama berbulan-bulan telah mengguncang pasar keuangan dan memicu kekhawatiran perlambatan ekonomi global. Ini mendorong harga emas, yang dianggap sebagai aset yang aman di saat ketidakpastian politik dan ekonomi, lebih dari 13% di tahun ini.

AS dan China telah sepakat untuk menurunkan tarif barang satu sama lain sebagai bagian dari fase pertama perjanjian perdagangan. Tetapi, Trump membantah perjanjian tersebut.

“Perkembangan baru dalam perang dagang AS-Tiongkok atau data apa pun yang mengarah ke elemen tingkat inflasi akan berdampak pada harga emas,” kata Nicholas Frappell, Global General Manager ABC Bullion, kepada Reuters.

Pekan lalu Presiden Federal Reserve Chicago Charles Evans menyatakan, ekonomi AS berada di tempat yang baik tetapi laju inflasi akan menjadi penting dalam memutuskan jalur suku bunga di masa depan.

Menurut Wang Tao, Analis Pasar Teknikal Reuters untuk komoditas dan energi, harga emas spot bisa menembus level support di $ 1.455 per ons dan jatuh ke kisaran US$ 1.417 hingga US$ 1.440 per ons troi.

Baca juga :

pt rifan financindo

pt rifan

rifan financindo

Sumber : CNBC Indonesia

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

 

 

Harga Emas Anjlok ke Level Terendah 3 Bulan Terakhir

Related image

PT. Rifan Financindo BerjangkaHarga emas memperpanjang penurunannya hingga mencapai level terendah tiga bulan trakhir pada hari Jumat. Ini dikarenakan perkembangan positif soal kesepakatan perdagangan AS-China. Tercatat, harga emas mengalami penurunan mingguan terbesar dalam tiga tahun.

Harga emas di pasar spot turun 0,42 persen pada USD 1,461.64 per ounce. Harga emas telah mengalami penurunan mingguan terbesar (sekitar 3,2 persen) sejak November 2016. Itu jatuh ke level terendah sejak 5 Agustus di USD 1,455.80 per ounce. Harga emas berjangka AS turun 0,25 perwen pada USD 1,462,8 per ounce.

“Kami melihat resiko reli di pasar, lonjakan dolar dan ekuitas mencapai titik tertinggi. Ada beberap tren yang dibangun dalam beberapa bulan terakhir dan kami mulai melihat likuidasi itu,” kata Ryan McKay, ahli strategi komoditas di TD Securities.

″(Juga,) kami memiliki banyak optimisme di bidang perdagangan, banyak berita tentang kemungkinan kembalinya tarif dan kesepakatan China, yang telah menjadi angin segar untuk pertumbuhan sepanjang tahun lalu,” tambahnya.

Dolar mencapai tertinggi tiga minggu terhadap rival utama. Sementara pasar saham dunia mulai berhati-hati, sehari setelah mereka melonjak ke level tertinggi 21-bulan.

Ketidakpastian tentang pembicaraan perdagangan, bagaimanapun Presiden AS Donald Trump pada hari Jumat mengatakan kepada wartawan bahwa dia belum setuju untuk memutar kembali tarif di China.

“Kami melakukan perdagangan pada banyak spekulasi sekarang dan tidak ada bukti kuat atau apa pun yang spesifik,” kata Craig Erlam, analis pasar senior OANDA.

Dia menambahkan harga emas dapat bergerak kembali ke USD 1.440 jika “fase 1″ kesepakatan perdagangan ditandatangani bulan depan.

Perang perdagangan China-AS adalah salah satu alasan utama untuk emas, yang dianggap sebagai aset yang lebih aman selama ketidakpastian ekonomi dan politik. Harga emas telah meningkat sekitar 14 persen sepanjang tahun ini.

Emas juga diuntungkan dari kebijakan moneter dovish oleh bank sentral global bersama dengan Federal Reserve, yang telah memangkas suku bunga acuan untuk ketiga kalinya tahun ini.

Baca juga :

pt rifan financindo

pt rifan

rifan financindo

Sumber : Liputan6

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Harga Emas Tergelincir Kesepakatan Dagang AS-China

Ilustrasi Harga Emas (4)

Harga emas tergelincir hingga 2 persen, masuk ke level terendah dalam lebih dari sebulan. Penurunan karena investor kembali tak melirik emas usai pejabat Amerika Serikat (AS) mengkonfirmasi bahwa Washington dan China sepakat untuk menarik kembali tarif sebagai bagian dari fase pertama dari kesepakatan perdagangan.

Harga emas turun 1,7 persen menjadi USD 1.465,78 per ons, setelah sebelumnya tergelincir 2 persen menjadi USD 1.460,75, terendah sejak 1 Oktober. Adapun harga emas berjangka AS ditutup turun 1,8 persen menjadi USD 1.466,4 per ounce.

“Optimisme berkaitan dengan perjanjian fase satu membuat permintaan safe-haven mulai mereda dan beberapa aksi ambil untung muncul di belakangnya,” kata Suki Cooper, Analis logam mulia di Standard Chartered Bank.

“Selama seminggu terakhir, kami melihat sejumlah risiko yang mendukung pasar emas mulai mereda, seperti kekhawatiran di sekitar perdagangan, Brexit, dan kebijakan Federal Reserve … Jadi, hampir merupakan respons tertunda dengan profit taking terwujud,” tambah dia.

China dan Amerika Serikat sepakat untuk membatalkan, secara bertahap, tarif yang dikenakan selama perang dagang yang berlangsung berbulan-bulan, kata kementerian perdagangan Cina. Pejabat AS mengkonfirmasi hal yang sama di kemudian hari.

Adapun hal lain yang membebani bullion, adalah imbal hasil 10-tahun Treasury AS yang naik ke tertinggi sejak 1 Agustus.

Harga emas telah turun hampir 6,2 persen sejak mencapai level tertinggi multi-tahun di USD 1.557 per ounce pada awal September.

Harga emas juga diperdagangkan di bawah sekitar USD 1.476 per ons untuk pertama kalinya sejak Mei.

“Emas dalam bahaya menembus di bawah kisaran kuncinya baru-baru ini karena optimisme perdagangan terus mendorong pergerakan kenaikan risiko global yang mendorong hasil obligasi global dan indeks utama naik tajam,” kata Edward Moya, analis pasar senior di OANDA .

Di antara logam mulia lainnya, harga perak merosot 3,2 persen menjadi USD 17,07 per ons, setelah menyentuh level terendah sejak 1 Oktober dan menembus rata-rata pergerakan 100 hari di sekitar US 17 untuk pertama kalinya sejak Juli.

Perak berada dalam perjalanan ke persentase penurunan satu hari terbesar sejak akhir September.

Adapun harga Platinum turun 1,9 persen menjadi USD 911,20 per ounce, sementara paladium naik 0,6 persen menjadi USD 1.803,46 per ounce.

 

Harga Emas Naik Menunggu Kesepakatan Perdagangan AS-China

Temuan emas (1)

PT. Rifan Financindo Berjangka – Harga emas naik karena kekhawatiran perdagangan AS-Cina. Harga emas menguat pada perdagangan Rabu (Kamis waktu Jakarta). Ini sedikit bangkit dari penurunan 2 persen pada sesi perdagangab sebelumnya.

Keraguan terkait terobosan dalam kesepakatan perdagangan AS-China mendorong permintaan untuk logam safe-haven seperti emas.

Dikutip dari CNBC Kamis (7/11/2019), harga emas di pasar spot naik 0,53 persen menjadi USD 1.491,8 per ounce. Sedangkan harga emas berjangka AS naik 0,65 persen menjadi USD 1.493,4.

Dalam sesi sebelumnya, harga emas batangan menyentuh level terendah dalam tiga minggu terakhir di level USD 1.479,25 dan mencatat penurunan persentase terbesar sejak akhir September yaitu sebesar 1,7 persen.

Saat ini para investor tengah menunggu perkembangan baru pada pembicaraan setelah laporan bahwa China mendorong Presiden AS Donald Trump untuk menghapus lebih banyak tarif yang diberlakukan pada September sebagai bagian dari kesepakatan perdagangan fase satu.

“Fakta bahwa China meningkatkan dan mengatakan, sebelum kami menandatangani apa pun, kami mencari kemunduran dalam tarif, yang mempertanyakan apakah pernyataan sebelumnya bahwa kesepakatan fase satu dapat ditandatangani pada November memiliki validitas,” kata David Meger, Direktur Perdagangan Logam di High Ridge Futures.

“Jika China tidak mau menandatangani apa pun tanpa rollbacks, itu sekali lagi membawa apa yang bisa menjadi rebutan bagi potensi untuk menandatangani kesepakatan fase satu,” lanjut dia.

Ekuitas global lebih stabil pada perdagangan Rabu, sehari setelah rata-rata indeks Nasdaq dan Dow Jones mencapai rekor tertinggi, karena para pedagang terus memantau data ekonomi yang masuk dan menunggu perkembangan baru dari pembicaraan perdagangan.

“Ada sedikit pergeseran ke dalam aset yang berisiko, seperti emas, karena produktivitas industri di AS secara mengejutkan turun. Sementara indeks dolar juga melemah, mendukung bullion,” kata Phillip Streible, Ahli Strategi Komoditas Senior di RJO Futures.

Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan pada hari Rabu produktivitas non pertanian turun pada tingkat tahunan 0,3 persen antara Juli dan September, penurunan terbesar dalam hampir empat tahun. Analis memperkirakan pertumbuhan produktivitas 0,9 persen selama kuartal ini.

Lebih lanjut mendorong permintaan untuk emas, indeks dolar tergelincir terhadap saingan utama, mundur dari level tertinggi tiga minggu dekat yang disentuh di sesi sebelumnya.

“Jika kita melihat perjanjian perdagangan AS-Cina, kemungkinan besar akan ada reaksi spontan di pasar emas, yang akan menjual,” kata Streible.Dia menambahkan, harga akhirnya akan pulih karena mungkin sulit untuk mendapatkan perbaikan lengkap dari kesepakatan dagang.Perang perdagangan adalah salah satu alasan utama emas, aset safe-haven selama masa ketidakpastian ekonomi dan politik, telah melonjak lebih dari 15 persen sepanjang tahun ini.

Untuk logam mulia lainnya, perak turun 0,1 persen menjadi USD 17,57 per ounce, setelah menyentuh level terendah sejak 17 Oktober sebelumnya.

Platinum turun 0,2 persen pada USD 927,21 per ounce. Logam ini mencapai level terendah satu minggu di USD 917. Sementara palladium naik 1 persen menjadi USD 1.795,19.

Baca juga :

pt rifan financindo

rifanfinancindo

rifan financindo

Sumber : Liputan6

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG