Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Author Archives: rifan financindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Usai Jumatan, Jokowi Mampir ke Sang Pisang Kaesang di Palembang

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA –  Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak langsung meninggalkan area tempatnya menunaikan salat Jumat di Palembang, Sumsel. Jokowi sempat mampir ke gerai Sang Pisang milik putranya, Kaesang Pangarep. Jokowi tiba di Sang Pisang, Jl Ilir, Palembang, Sumsel, Jumat (13/7/2018) pukul 13.20 WIB. Lokasinya bersebelahan dengan Masjid Raya Takwa tempat dia salat Jumat.

pt rifan

Foto: Jokowi Mampir ke Sang Pisang (Andhika/detikcom)

Suasana di lokasi mendadak ramai. Di lokasi, Jokowi sempat melihat daftar menu Sang Pisang. Kaesang yang mengenakan kaus berkerah warna pink turut menemani Jokowi. Jokowi mengatakan kunjungan ke Sang Pisang hanya spontan saja.”Cuma mau lihat-lihat saja,” ujar Jokowi.Jokowi sempat meladeni permintaan foto bersama di Sang Pisang. Kedatangan di Sang Pisang sekitar 10 menit. Acara selanjutnya, Jokowi dan rombongan makan siang di warung sop khas Jakarta Bang Rio.Suasana di lokasi mendadak ramai. Di lokasi, Jokowi sempat melihat daftar menu Sang Pisang. Kaesang yang mengenakan kaus berkerah warna pink turut menemani Jokowi. Jokowi mengatakan kunjungan ke Sang Pisang hanya spontan saja.”Cuma mau lihat-lihat saja,” ujar Jokowi.Jokowi sempat meladeni permintaan foto bersama di Sang Pisang. Kedatangan di Sang Pisang sekitar 10 menit. Acara selanjutnya, Jokowi dan rombongan makan siang di warung sop khas Jakarta Bang Rio.

Sumber: Kompas
Akb – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | PUSAT Headunit.

Harga Minyak Tersungkur Tensi AS-China yang Memanas | PT Rifan Financindo

pt rifan

pt rifan

PT Rifan Financindo — Harga minyak mentah berjangka Brent mengalami kejatuhan terbesar sejak dua tahun terakhir hanya dalam kurun sehari pada perdagangan Rabu (11/7), waktu Amerika Serikat (AS).

Pelemahan dipicu oleh memanasnya tensi perdagangan antara AS dan China yang mulai mengancam permintaan minyak mentah. Selain itu, rencana Libya untuk membuka kembali pelabuhannya menimbulkan ekspektasi terhadap pertumbuhan pasokan.

Dilansir dari Reuters, Kamis (12/7), harga minyak mentah berjangka Brent anjlok sebesar US$5,46 atau 6,9 persen menjadi US$73,40 per barel. Secara persentase, penurunan Brent dalam sehari tersebut merupakan yang terbesar sejak 9 Februari 2016.

Penurunan harga juga dialami oleh harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) sebesar US$3,73 atau lima persen menjadi US$70,38 per barel.

Aksi jual terjadi di pasar terjadi di awal perdagangan setelah Perusahaan Minyak Nasional (NOC), Libya menyatakan akan membuka kembali pelabuhan yang telah ditutup sejak akhir Juni lalu.

“Pokok berita dari Libya menjadi pemicu (penurunan harga) utamanya,” ujar Wakil Presiden MObius Risk Group John Saucer.

Aksi jual semakin marak setelah muncul pemberitaan bahwa ketersediaan minyak mentah AS gagal membalikkan sentimen pasar.

Tekanan jual semakin tinggi, seiring tensi perdagangan AS dan China yang menimbulkan kekhawatiran terhadap permintaan minyak global. Cakupan pengenaan tarif impor terhadap US$200 juta produk China menekan harga komoditas sekaligus indeks pasar saham.

“Meningkatnya tensi perdagangan antara AS dan China telah menyulut upaya untuk menghindari risiko pada sesi perdagangan hari ini yang terlihat dari harga minyak,” ujar Analis Energi Senior Interfax Energy Abhishek Kumar.

Tekanan terhadap harga minyak mentah juga berasal dari penguatan kurs dolar AS yang didorong oleh laporan inflasi AS mumpuni.

Kondisi tingkat inflasi AS memberikan prospek kenaikan suku bunga AS lebih dari dua kali lagi tahun ini. Penguatan dolar AS bisa melemahkan harga komoditas yang diperdagangkan dengan dolar AS, seperti minyak mentah.

“Jika tarif impor mulai dikenakan maka akan ada dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi global dan permintaan,” ujar Kepala Strategi Pasar CMC Markets Michael McCarthy.

Sebagai catatan, China merupakan salah satu pembeli utama minyah mentah AS. Diperkirakan, jika tensi perdagangan terus memanas maka minyak mentah AS akan terkena imbas negatif.

Di Libya, NOC menyatakan empat terminal ekspor telah beroperasi kembali setelah kelompok timur menyerahkan kembali pelabuhan. Hal itu mengakhiri berhentinya sebagian besar produksi minyak Libya.

Penutupan pelabuhan pada akhir Juni lalu telah menekan produksi minyak Libya ke level 527 ribu barel per hari (bph) dari sebelumnya 1,28 juta bph pada Februari lalu.

Pemberitaan dari Libya telah meredakan kekhawatiran terhadap terpakainya kapasitas cadangan minyak dunia. Sentimen terhadap kapasitas cadangan dunia telah mendorong reli kenaikan harga minyak.

Sementara itu, prospek pengenaan sanksi AS terhadap ekspor minyak mentah produsen kelima terbesar Iran telah mendongkrak harga minyak selama beberapa minggu terakhir, mendekati level tertingginya dalam tiga setengah tahun terakhir.

Selasa (10/7) lalu, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menyatakan bakal mempertimbangkan permintaan beberapa negara untuk diberikan pengecualian dari sanksi yang menghalangi ekspor minyak Iran tersebut.

Sebelumnya, pemerintah AS menyatakan bahwa seluruh negara di dunia harus menghentikan impor minyak dari Iran mulai 4 November 2018 atau berhadapan dengan pembatasan di sektor keuangan AS.

Di AS, pasar mengacuhkan sentimen pendorong harga dari data persediaan minyak mentah AS yang menurun hampir 13 juta barel pada pekan lalu, penurunan terbesar sejak hamir dua tahun terakhir.

Pasokan minyak ke AS juga merosot akibat gangguan pasokan dari Kanada.

“Walaupun ada penurunan persediaan minyak yang sangat besar, pasar berada d bawah tekanan setelah pemilik kilang memproduksi bensin dalam jumlah besar pekan ini dan bersamaan dengan ekspektasi persediaan minyak distilasi,” ujar Presiden Lipow Associate Andrew Lipow di Houston.

Baca Juga :
Sumber: CNN Indonesia
Akb – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – PKS Ancam Pecah Kongsi dengan Gerindra jika Tak Dapat Posisi Cawapres

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA –  Anggota Majelis Syuro PKS Tifatul Sembiring menyatakan, partainya lebih memilih pecah kongsi dengan Partai Gerindra jika kadernya tak ada yang dipilih menjadi calon wakil presiden pendamping Prabowo Subianto. Ia mengatakan, saat ini memang banyak partai yang menghendaki kadernya menjadi cawapres pendamping Ketua Umum Gerindra itu. Di antaranya ialah PAN yang menyodorkan ketua umumnya Zulkifli Hasan dan Demokrat yang mengusulkan Agus Harimurti Yudhoyono. “Itu enggak bisa ditawar. Cawapres harus dari PKS. Kami enggak mau jadi penggembira aja dalam pilpres ini. Kalau kami disuruh dukung-dukung aja, mungkin enggak? Mungkin kami lebih baik jalan masing-masing aja,” kata Tifatul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/7/2018). Baca juga: Gerindra: Kalau Ingin Calonkan Anies-Aher, Silakan Cari Parpol Pengusung Karena itu, PKS membuka opsi berkoalisi dengan partai lainnya seperti Demokrat untuk meloloskan opsi cawapres dari partainya. Apalagi, kata Tifatul, Pemilu 2019 berlangsung serentak antara Pilpres dan Pileg sehingga dibutuhkan kader partai sebagai capres atau cawapres untuk meningkatkan keterpilihan partai di legislatif. Meski Gerindra memunculkan opsi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai cawapres pendamping Prabowo, Tifatul optimistis kader dari PKS tetap yang dipilih.

pt rifan

Baca juga: Presiden PKS: Kalau Ada Isu PKS Setuju AHY, Itu Hanya dalam Mimpi Ia menyatakan, sejauh ini PKS masih tetap optimistis bisa berkoalisi dengan Gerindra meski belum mencapai titik temu hingga kini. “PAN juga udah dikasih kesempatan, 2014 mereka cawapres, capres Pak Prabowo, tapi yang setia sampai sini kan PKS,” lanjut dia. PKS mengajukan sembilan kadernya sebagai cawapres bagi Prabowo. Baca juga: Beda Sikap soal Capres, Koalisi Gerindra-PKS Bisa Pecah Sembilan kader PKS itu adalah Gubernur Jawa Barat dari PKS Ahmad Heryawan, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid, mantan Presiden PKS Anis Matta, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno. Kemudian, Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufrie, mantan Presiden PKS Tifatul Sembiring, Ketua DPP PKS Al Muzammil Yusuf, dan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. Gerindra maupun PKS tidak cukup untuk mengusung sendiri capres-cawapres. Namun, koalisi keduanya cukup untuk mendaftarkan calon ke KPU. Dalam Pilpres 2014, PKS bersedia mendukung Prabowo Subianto meski cawapres yang diusung bukan kadernya. Saat itu, Prabowo berpasangan dengan Hatta Rajasa.

Sumber: Kompas
Akb – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | PUSAT Headunit.

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Nasdem: Cawapres bagi Jokowi Pasti Buat Gempar Indonesia

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA –  Partai Nasdem membenarkan bahwa Presiden Joko Widodo sudah mengantongi nama calon wakil presiden untuk kontestasi Pilpres 2019. Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Jhony Plate mengatakan, nama cawapres Jokowi yang masih dirahasiakan itu adalah sosok pendamping yang hebat. “Pasti membuat gempar Indonesia karena itu tokoh yang cocok untuk Indonesia 2019-2024,” ujarnya di Kantor DPP Nasdem, Jakarta, Senin (9/7/2019). Baca juga: Jokowi: Cawapres Sudah Ada, Tinggal Diumumkan Nasdem meyakini, cawapres Jokowi tidak akan memecah partai koalisi Jokowi di Pilpres 2019. Justru, kata Jhony, nama tersebut akan diterima oleh seluruh parpol pendukung Jokowi. Jhony masih menutup rapat nama Cawapres Jokowi. Namun, ia mengatakan, tokoh tersebut merupakan tokoh yang memiliki reputasi dan akan melengkapi kepemimpinan Jokowi. “Ini tokoh prominent, makanya kami harus menjaga reputasi mereka,” kata Jhony. Soal tokoh partai atau bukan, Jhony mengatakan, Nasdem tidak memembeda-bedakannya. Ia menekankan, cawapres Jokowi adalah sosok yang hebat dan punya reputasi.

pt rifan

pt rifan

Baca juga: PDI-P: Pengumuman Cawapres Jokowi Tunggu Cuaca Cerah Jokowi sebelumnya mengaku sudah memutuskan siapa cawapres yang akan mendampinginya maju dalam Pilpres 2019. Namun, Jokowi belum bersedia mengumumkan nama tersebut kepada publik. “(Cawapres atau calon wakil presiden) sudah ada, tinggal diumumin,” kata Jokowi di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (7/7/2018). Baca juga: Sekjen PDI-P: Cawapres Jokowi Sudah Ada, Hasil Kesepakatan dengan Partai Lainnya Jokowi meminta wartawan dan publik bersabar. Pengumuman nama cawapres, kata dia, harus dilakukan pada waktu yang tepat. “Pada saat yang tepat nanti akan kami umumkan. Tunggu. Ini kan tinggal nunggu berapa hari, masa enggak sabar,” kata Jokowi. Jokowi dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bertemu pada Minggu (8/7/2018) lalu di Istana Batu Tulis, Bogor, Jawa Barat. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristianto mengatakan, sejumlah topik dibahas di dalam pertemuan selama 1 jam 50 menit tersebut. Baca juga: JEO Sinyal Pilkada 2018 untuk Jokowi dan Pemilu 2019 Terkait pilpres, Hasto mengatakan, Jokowi sudah mengantongi nama yang akan dijadikan sebagai calon wakilnya. “Berkaitan dengan siapa yang akan diputuskan sebagai cawapres, nama sudah mengerucut dan sudah dikantongi Pak Jokowi,” ujar Hasto dalam siaran persnya, Senin (9/7/2018).

Sumber: Kompas
Akb – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | PUSAT Headunit.

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – PKS: Koalisi Lebih Setuju Usung Anies Jadi Capres

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA –  Direktur Pencapresan DPP PKS Suhud Alynudin menyatakan, partai koalisi menyetujui jika Anies Baswedan maju sebagai calon presiden pada Pemilu 2019, bukan sebagai calon wakil presiden. “Wacana Anies Baswedan sebagai cawapres Prabowo Subianto sangat kecil kemungkinan terealisasi. Partai koalisi lebih setuju mengusung Anies sebagai capres, bukan cawapres,” ujar Suhud dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (8/7/2018), seperti dikutip dari Antara.

pt rifan

“Pengorbanan umat dan rakyat Jakarta terlalu besar jika Anies hanya cawapres,” lanjutnya. Baca juga: Sandiaga Klaim Anies Kerja Bagus di Jakarta sehingga Curi Hati Prabowo Suhud mengatakan, PKS telah mengusulkan pasangan Anies-Ahmad Heryawan sebagai opsi yang sangat menjanjikan sebagai pasangan untuk melawan petahana. “Anies-Aher pasangan yang sangat ideal. Keduanya muda, kepala daerah berprestasi, kompeten, pintar, dan religius,” ujarnya. Menurut dia, Pilpres 2019 membutuhkan figur baru untuk “melawan” Jokowi. Baca juga: Waketum Gerindra: Tak Mungkin Anies Baswedan Presiden, Itu Berat… Sebelumnya, Anies Baswedan menemui Ketua Umum DPP Gerindra Prabowo Subianto untuk berbicara masalah Pilpres 2019. Gerindra menyebut seluruh partai koalisi, yakni PKS dan PAN, setuju jika Anies mendampingi Prabowo Subianto sebagai cawapres.

Sumber: Kompas
Akb – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | PUSAT Headunit.