Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Author Archives: rifan financindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Jihad yang Menghidupkan Manusia…

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Jihad menjadi topik ceramah pengantar salat tarawih pertama di bulan suci Ramadhan di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (16/5/2018). Ceramah yang dibawakan Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar mengajak umat Islam melaksanakan jihad yang sesungguhnya. “Jihad itu sesungguhnya bukan untuk mematikan orang, tapi jihad untuk menghidupkan orang,” ujar Nasarudin usai melaksanakan ibadah salat tarawih di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu malam. Baca juga: Soal Bom Bunuh Diri, JK Bilang Surga Tak Mungkin Diperoleh Semudah Itu “Menghidupkan jiwa-jiwa yang kering, menghidupkan perekonomian umat yang lemah, menghidupkan fakir miskin menjadi bersemangat hidup. Jihad itu menghidupkan rasa optimisme di masyarakat. Jihad bukan menciptakan kengerian, ketakutan, atau kecemasan,” lanjut dia. Bulan Ramadhan ini adalah momentum yang tepat untuk umat Islam melaksanakan jihad yang sesungguhnya.

pt rifan

“Semoga bulan Ramadhan ini membangkitkan semangat jihad kita semua,” ujar Nasaruddin. Jari juga berpuasa Dalam ceramah, Nasarudin sekaligus menyinggung kebiasaan umat Islam menggunakan media sosial. Ramadhan harus dijadikan momentum umat Islam untuk memperbaiki perilaku termasuk di media sosial. Hentikan penyebaran fitnah, hentikan penyebaran kabar bohong, dan hentikan penyebaran hinaan di media sosial. “Saya ingin mengingatkan, hati-hati kemuliaan Ramadhan jangan ditukar dengan kepentingan sesaar. Hati-hati memberikan statemen, hati-hati menggunakan jari kita ini untuk meng-enter WhatsApp. Jari jemari harus juga berpuasa,” ujar Nasaruddin. Baca juga: Teror Bom Munculkan Hoaks dan Ujaran Kebencian, Laporkan ke Sini! “Saya mengajak untuk meninggalkan benda kecil itu untuk membaca Al Quran,” lanjut dia. Ceramah yang dilaksanakan sebelum ibadah salat tarawih itu dihadiri ribuan umat Islam, termasuk Presiden Joko Widodo beserta sejumlah menteri di Kabinet Kerja yang antara lain Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko. Setelah ceramah selesai, jemaah kemudian melaksanakan ibadah salat tarawih. Bertindak selaku imam dalam salat tarawih perdana ini, yakni Muhasyim Abdul Majid.

Sumber: Kompas
Akb – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | PUSAT Headunit.

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Diserang, Pagar Mapolda Riau Ditabrak, Polisi Dibacok Pria Bertopeng

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Seorang polisi dibacok orang tak dikenal yang mengenakan topeng di depan Markas Polda Riau, Pekanbaru, Riau, Rabu (16/5/2018) sekitar pukul 09.00 WIB. Pria bertopeng itu turun dari sebuah mobil Avanza berwarna putih. Doddy Vladimir, wartawan Tribunpekanbaru.com yang berada di lokasi kejadian, melaporkan, mobil itu lalu langsung menabrak pagar Mapolda Riau. “Kejadiannya berlangsung cepat. Tiba-tiba turun orang mengenakan topeng langsung membacok anggota polisi yang ada di dekat lokasi kejadian,” ungkap Doddy.

pt rifan

Warganet di Twitter ikut mengabarkan soal serangan terhadap Mapolda Riau yang memakan korban, Rabu (16/5/2018). (Twitter/Kancutbray) Akhirnya, polisi melumpuhkan para pelaku dengan timah panas. “Ada dua orang pelaku yang ditembak,” ungkap Doddy. Selain polisi, seorang kontributor televisi nasional mengalami luka-luka karena saat itu dia berada di dekat pagar dan sedang mengambil visual Mapolda Riau. “Diduga di mobil yang masih terparkir di halaman Mapolda Riau itu ada bom. Tim Gegana sudah turun,” tambah Doddy.

Sumber: Kompas
Akb – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | PUSAT Headunit.

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Ahli Duga Raibnya MH370 Upaya Bunuh Diri Sang Kapten

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Hingga saat ini, pesawat Malaysia Arilines yang menghilang pada 8 Maret 2014 masih menjadi misteri. Namun, baru-baru ini para pakar penerbangan menyebut bahwa hilangnya pesawat berpenumpang 239 orang itu adalah usaha bunuh diri sang kapten. Martin Dolan yang memimpin pencarian dasar laut dari pesawat MH370 juga menyampaikan hal yang sama. “Ini sudah direncanakan, ini disengaja, dan itu dilakukan selama jangka waktu yang panjang,” ungkap Dolan dikutip dari Newsweek, Senin (14/05/2018). Dolan juga menolak kemungkinan bahwa kelompok teroris berada di belakang insiden tersebut. “Jika ini adalah peristiwa terorisme, hampir tidak bisa diubah bahwa organisasi teroris akan mengklaim kejadian itu. Tidak ada klaim seperti itu,” ujar Dolan. Baca juga: Ilmuwan Pakai Gelombang Suara untuk Lacak MH370 dan Ini Hasilnya Pendapat serupa juga diungkapkan oleh Larry Vance, seorang penyelidik kecelakaan udara Kanda.

pt rifan

“Dia bunuh diri, sayangnya, dia (juga) membunuh semua orang di pesawat, dan dia melakukannya dengan sengaja,” kata Vance. “Tidak ada alasan untuk tidak percaya bahwa pilot tidak menekan kabin untuk melumpuhkan penumpang,” imbuhnya. Selain dua pakar tersebut, ada Simon Hardy, pilot dan instruktur Boeing 777 yang juga memberi pendapat. Dengan layar interaktif, Hardu merekonstruksi rute pesawat berdasarkan radar militer. Dari rekonstruksinya tersebut, Hardy mengklaim bahwa Kapten Zaharie Amad Shah mengemudikan pesawat di sepanjang perbatasan Malaysia dan Thailand. Tak hanya itu, kapten Shah juga mengemudi dengan saling bersilangan untuk menghindari deteksi radar dari kedua sisi. “Itu berhasil, karena kami tahu, sebagai fakta, bahwa militer tidak datang dan mencegat pesawat tersebut,” kata Hardy. Kedua panelis yang turut hadir dalam acara tersebut juga menolak kesimpulan yang diambil dalam acara Safety Transport Bureau Australia. Dalam acara tersebut, disimpulkan bahwa hilangnya MH370 adalah “penyelamatan kematian” yang tidak terkontrol. Baca juga: Data Pencarian MH370 Dirilis, Wajah Dasar Laut pun Terungkap Sebaliknya, kedua panelis itu mengatakan bahwa Shah mengemudikan pesawat lebih jauh 185 kilometer dari yang seharusnya. “Saya pikir seseoang mengendalikan pesawat sampai akhir,” kata Hardy. “Ini adalah misi oleh salah satu kru untuk menyembunyikan pesawat sejauh mungkin dari peradaban… yang menempatkan kita di luar area pencarian yang saat ini dilakukan,” imbuhnya. Para ahli juga mencatat bukti dari peristiwa itu yang menunjukkan bahwa Shah memegang kendali penuh terhadap pesawat nahas itu.

Sumber: Kompas
Akb – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | PUSAT Headunit.

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Polisi: Pengemudi Motor yang Meledak di Mapolrestabes Surabaya Bonceng Wanita

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Ledakan bom terjadi di depan Mapolrestabes Surabaya, Jawa Timur, Senin (14/5/2018) sekitar pukul 08.50 WIB. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengungkapkan bahwa ledakan bom terjadi setelah sebuah motor memaksa masuk di gerbang Mapolrestabes Surabaya. Berdasarkan rekaman CCTV, polisi mengatakan bahwa sepeda motor itu berisi paling tidak dua penumpang. “Kalau dilihat dari CCTV, yang bersangkutan membonceng seorang wanita,” tutur Barung dalam konferensi pers di Mapolda Jawa Timur.

pt rifan

Baca juga: Kronologi Ledakan Bom Motor di Mapolrestabes Surabaya Menurut Barung, ledakan terjadi setelah sepeda motor mendekati plang gerbang masuk Mapolrestabes berdasarkan rekaman CCTV di kawasan itu. “Jadi sebelumnya masuk, ada mobil dulu, kemudian ada motor di belakang kemudian terjadi ledakan, sebelum masuk ke areal lapangan Polrestabes,” tuturnya di Markas Polda Jatim, Senin. Barung juga mengatakan, ada anggota yang terluka, begitu juga warga. Namun, polisi belum bisa menyampaikan keterangan secara detail. “Kami mohon maaf belum bisa kami transparansikan korbannya berapa, alamat dan data, berapa yang terkapar karena masih dilakukan pengolahan TKP dan identifikasi lokasi,” tuturnya.

Sumber: Kompas
Akb – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | PUSAT Headunit.

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Kejaksaan Agung Tangkap Pimpinan Tabloid “Obor Rakyat

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Tim Intelijen Kejaksaan Agung dan tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat telah menangkap dua pimpinan tabloid Obor Rakyat, yaitu Pemimpin Redaksi Obor Rakyat Setyardi Budiono dan Redaktur Pelaksana Obor Rakyat H Darmawan Sepriyosa,  Selasa (8/5/2018) silam. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Mohammad Rum mengungkapkan, penangkapan keduanya dilakukan secara terpisah di dua tempat yang berbeda di Jakarta. Baca juga: Romahurmuziy Blak-blakan soal Dalang di Balik “Obor Rakyat” untuk Serang Jokowi Setyardi diamankan di daerah Gambir, sedangkan Darmawan diamankan di daerah Tebet Timur. “Kami telah mengamankan yang bersangkutan dalam rangka menjalankan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. Yang bersangkutan telah melaksanakan haknya dalam melakukan upaya hukum baik melalui Banding dan Kasasi,” ujar Rum dalam keterangan resminya, Selasa (8/5/2018) malam. Rum menjelaskan, sebelumnya kedua orang tersebut telah dijatuhi pidana selama masing-masing 8 bulan berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI No  546 K/Pid.sus/2017 Tanggal 1 Agustus 2017 atas perbuatannya melakukan pelecehan melalui tulisan di tabloid tersebut terhadap Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 lalu. “Selanjutnya terpidana dieksekusi di Lapas Cipinang untuk menjalani hukumannya,” kata Rum.

pt rifan

Baca juga: Tabloid Mirip Obor Rakyat Beredar, Cari Penanggungjawabnya dan Proses Hukum Dua terdakwa perkara pencemaran nama baik Joko Widodo melalui tabloid Obor Rakyat, Setiyardi Budiono dan Darmawan Sepriosa saat menjalani sidang pertama di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (17/5/2016).(Fabian Januarius Kuwado) Menurut dia, pada pertengahan tahun 2014, Setyardi selaku pemimpin redaksi tabloid Obor Rakyat dan redaktur pelaksananya Darmawan, telah dilaporkan dengan tuduhan penghinaan dan fitnah terhadap Jokowi melalui tabloid tersebut. Tabloid itu disebarkan ke masjid-masjid dan pondok pesantren di sejumlah daerah di Pulau Jawa. Dalam tabloid itu termuat paparan bahwa Jokowi merupakan keturunan Tionghoa dan kaki tangan asing. Keduanya kemudian dihadapkan ke persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan dakwaan melanggar Pasal 310 Ayat (2) KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Baca juga: Terdakwa Kasus “Obor Rakyat” Ibaratkan Kasusnya Pertandingan Sepak Bola “Sebagai komitmen untuk menuntaskan penanganan perkara tindak pidana, Korps Adhyaksa telah membuat program Tangkap Buron 31.1,” katanya. Rum menjelaskan, pada program ini, setiap kejaksaan tinggi diberi target minimal menangkap satu buronan pelaku tindak pidana setiap bulannya. Menurut Rum, Setyardi dan Darmawan merupakan buronan ke-81 dan 82 yang berhasil ditangkap oleh Tim Tabur Kejaksaan sepanjang 2018 ini.

Sumber: Kompas
Akb – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | PUSAT Headunit.