Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Aplikasi Android dan iOS Bisa Dipakai di Windows 10

Rifan Financindo Berjangka – Sudah lama santer terdengar kabar aplikasi Androi dan iOS akan bisa dipakai di Windows. Microsoft pun mengonfirmasi kebenarannya di dalam ajang tahunan Build yang mereka selenggarakan.

Selama ini raksasa piranti lunak itu telah meneliti cara membuat emulator untuk aplikasi Android. Tapi akhirnya mereka mengungkap cara yang berbeda.

Microsoft menghadirkan dua buah software development kit (SDK) yang dapat digunakan oleh developer aplikasi untuk membuat aplikasi Android dan iOS berjalan di Windows 10. Developer pun tidak perlu bekerja keras untuk melakukan itu; cukup dengan melakukan sedikit modifikasi pada kode pemrograman mereka.

Seperti dikutip KompasTekno dari The Verge, Kamis (30/4/2015), dari sisi Android, mereka menyematkan dukungan untuk kode pemrograman Java dan C++ di Windows 10. Sedangkan dari sisi iOS, developer aplikasi bisa memanfaatkan kode pemrograman Objective C yang sudah ada.

“Kami akan membuat para developer bisa memakai ulang hampir seluruh kode pemrograman Java dan C++ dari sebuah aplikasi ponsel Android, sehingga mereka dapat menciptakan aplikasi tersebut untuk ponsel Windows 10. Juga kode pemrograman Objective C untuk iOS,” terang Terry Myerson, Excecutive VP Microsoft untuk sistem operasi.

Dia sempat menceritakan bahwa rencana menghadirkan dukungan terhadap dua sistem operasi itu di Windows bukan keputusan sederhana. Bahkan pada awalnya, mereka sempat berpikir hanya menyematkan dukungan untuk iOS saja.

“Tapi saat kami memikirkan Windows, kami juga memikirkan seluruh orang yang ada di Bumi. Dan iOS device tidak selalu ada di setiap negara,” ujarnya.

Selain mengumumkan alat pengembangan aplikasi Android dan iOS, Microsoft juga mengungkap dua yang lainnya, yaitu kode pemrograman web dan .NET serta Win32.

Mereka berpendapat, empat alat pengembangan aplikasi tersebut merupakan salah satu cara memikat developer. Myerson berharap cara itu akan membuatnya berhasil mencapai 1 miliar ponsel dalam dua tiga tahun mendatang.