Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Analisa Komprehensif Komoditas Hari Ini, 9 Agustus 2016

rifan financindo

Rifan Financindo – Semarang,?Harga minyak mentah berjangka naik tajam di sesi Senin, mencapai level tertinggi dalam dua minggu didorong reaksi investor dan pelaku pasar terhadap komentar bullish dari presiden OPEC Mohammed bin Saleh al-Sada tentang kemungkinan kesepakatan antara negara-negara anggota pada pertemuan di Aljazair pada akhir September yang ditujukan untuk menstabilkan pasar energi global.

Di New York Mercantile Exchange, minyak mentah WTI untuk pengiriman September diperdagangkan antara $41,83 dan $43,38 per barel sebelum ditutup pada $43,03, naik 1,23 atau 2,94%. Di Intercontinental Exchange (ICE), brent crude untuk pengiriman Oktober bergerak di antara $44,25 dan $45,57 per barel, sebelum berakhir di $45,38, naik 1,11 atau 2,51%.

Sebelumnya di pekan lalu, minyak mentah WTI jatuh ke $39,19 per barel, dan ditutup di bawah $40 untuk pertama kalinya sejak April. Minyak mentah Brent juga diperdagangkan pada hari Senin pada tingkat tertinggi sejak akhir Juli, naik lebih dari 8% dari posisi terendah minggu lalu dari $41,51 per barel.

Harga minyak mentah mendapat dorongan naik yang signifikan setelah Al-Sada menekankan bahwa pasar minyak global tetap pada kecepatan untuk menyeimbangkan pasar terlepas dari sinyal volatilitas yang masih terlihat di seluruh dunia. Al-Sada, yang juga menjabat sebagai Menteri Energi Qatar, pada hari Senin menyatakan bahwa OPEC akan mengadakan pertemuan informal dengan negara-negara anggota di sela-sela Forum Energi Internasional di Aljazair pada 26-28 September mendatang.

?Penurunan harga minyak dan volatilitas pasar saat ini hanya sementara,? kata Al-Sada dalam pernyataannya. ?OPEC terus memantau perkembangan dengan ketat dan dalam pembahasan yang konstan dengan semua negara anggota tentang cara-cara dan sarana untuk membantu memulihkan stabilitas pasar minyak.?

Pernyataan ini dirilis hari setelah data menunjukkan bahwa hedge fund meningkatkan posisi short mereka di perdagangan minyak mentah WTI pekan lalu ke level tertinggi dalam satu dekade. Pada hari Jumat, Commodity Futures Trading Commission (CFTC) mengatakan posisi short di futures dan option WTI naik menjadi 218.623 untuk minggu yang berakhir pada 2 Agustus, jumlah tertinggi sejak tahun 2006. Selama tiga minggu terakhir, hedge fund memiliki hampir dua kali lipat posisi short mereka di perdagangan minyak mentah WTI, demikian menurut CFTC.

Naiknya harga minyak pada sesi Senin seakan mengabaikan sinyal penurunan permintaan di Cina. Pada bulan Juli, ekspor China anjlok 4,4% sedangkan impor 12,5%. Cina, konsumen minyak terbesar kedua di dunia setelah AS. Hari ini harga minyak mentah masih didukung sentimen positif yang dapat membawanya ke zona $45 per barel.

Sementara itu perdagangan emas pada hari Senin sedikit positif namun harga komoditas ini masih dibayangi tekanan di saat dolar cukup kuat. Para investor terus menambah taruhan mereka pada wacana kenaikan suku bunga Federal Reserve di tahun ini menyusul data pekerjaan bulanan AS yang membaik seperti dilaporkan pada akhir pekan lalu.

Di divisi Comex New York Mercantile Exchange, emas untuk pengiriman Desember diperdagangkan antara $1.335,35 dan $1.343,85 per ounce sebelum berakhir di $1.341,35, turun $3,05 atau 0,23% pada sesi tersebut. Perak untuk pengiriman September turun $0.020 atau 0,10% ke $ 19,797 per ounce.

Selama sesi Jumat lalu, emas merosot lebih dari $20 per ounce atau 1,65% setelah Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan ada penambahan 255.000 nonfarm payrolls pada bulan Juli, menandai bulan kedua berturut-turut. Membaiknya ketenagakerjaan di AS dapat menjadi pijakan bagi Federal Reserve untuk menaikkan suku bunganya.Suku bunga hampir selalu bergerak berlawanan dengan harga emas dan perak.

Namun demikian, logam mulia masih naik lebih dari 5% sejak keputusan U.K. untuk meninggalkan Uni Eropa pada 24 Juni dan telah melompat lebih dari 25% sejak awal tahun sampai saat ini. Pada awal Juli, harga emas tersendat di $1.370 per ounce.

Analisa teknikal hari ini

EMAS

Di sesi Senin harga emas (XAUUSD) sempat turun lebih jauh ke 1329.75, melanjutkan kecenderungan ke arah selatan setelah pergerakan turun di sesi akhir pekan lalu. Selanjutnya harga emas rebound hingga 1335.20 dan ditutup positif di 1334.70.

Rebound tersebut merupakan pullback ke trend line lama yang di sesi kemarin dan hingga saat ini harga emas tetap di bawahnya. Hari ini trend line menanjak jangka menengah tersebut berada di 1341.75, di level yang sama dengan moving average 12-hari.

Jadi meskipun kemarin rebound dan ditutup naik, harga emas masih tetap dibayangi aksi jual. Selama harga komoditas ini tidak dapat kembali stabil di atas trend ine dan moving average tersebut, risiko bearish masih mengancam.

Support: 1329.75, 1323.50, 1318.00`
Resistance: 1341.75, 1346.10, 1350.90

Saran Transaksi:
? SELL di 1341.00
? SL di 1346.00
? TP di 1330.00

PERAK

Harga perak (XAGUSD) juga ikut rebound di sesi Senin namun tidak signifikan. Harga komoditas ini naik dari 19.57 ke 19.83 dan ditutup di 19.74. Tekanan jual yang terjadi sejak sesi Rabu pekan lalu masih cukup besar.

Pada grafik 1-jam posisi harga perak tetap berada di bawah resistance dinamis di 19.92. Tanpa penutupan yang cukup jauh di atas resistance ini, hari ini harga perak masih potensial untuk berbalik ke selatan lagi dengan target di support kuat 19.35.

Support: 19.35, 19.00, 18.72
Resistance: 19.85, 20.10, 20.41

Saran Transaksi:
? SELL di 19.90
? SL di 20.25
? TP di 19.35

MINYAK MENTAH

Grafik harga komoditas minyak mentah 9 agustus 2016

Di sesi kemarin? harga minyak mentah (WTI crude) berhasil mematahkan candlestick doji, sinyal bearish yang terbentuk di penutupan sesi akhir pekan lalu. Harga komoditas ini melonjak cepat hingga 43.37 dan ditutup di 42.85.

Pada grafik harian terlihat harga minyak mulai berada di atas moving average 12-hari, memperbesar peluang bullish untuk hari ini. Demikian pula di grafik 4-jam posisinya masih stabil di atas support dinamis di 42.25 yang jika tetap bertahan dapat menjaga peluang bullish dengan target di 44.52.

Support: 42.28, 41.15, 39.25
Resistance: 43.37, 44.40/52, 45.20

Saran Transaksi:
? BUY di 42.50
? SL di 41.50
? TP di 44.30