Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Analisa Fundamental Hari Ini | PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

pt rifan financindo berjangka

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

PT Rifan Financindo – Semarang,?Niat penguatan emas dan mata uang utama dunia non-dollar sejenak tergambar dengan bantuan dari fundamental data dari AS dan Eropa serta Australia pada hari ini.

Sempat terseok-seok pada perdagangan sehari sebelumnya, emas dan mata uang utama dunia non-dollar sedikit berhasil revans setelah absennya data utama ekonomi AS sehingga investor untuk sementara memanfaatkan sejenak sebelum hari ini yang akan banyak rilis agenda ekonomi dunia.

Fokus perdagangan kali ini ada meeting penentuan suku bunga di Swiss dan Inggris, inflasi di Uni Eropa, penjualan retail di Inggris dan AS, klaim pengangguran AS, aktivitas pabrikan di Philadelphia dan produktivitas industri AS.

Cukup banyak data yang akan rilis hari ini sehingga pembaca harus cukup berhati-hati terhadap data-data tersebut yang dapat membolak-balikkan pergerakan di emas dan mata uang utama dunia.

Bank sentral Swiss, SNB, mempunyai kebijakan suku bunga negatif atau negative interest rate policy, dan dimungkinkan masih tidak merubahnya pada pertemuan siang ini, sehingga ada peluang akan adanya koreksi terhadap Swiss franc.

Dari Inggris, bank sentralnya, BoE, mempunyai kebijakan suku bunga rendah atau super-loose monetary policy, dan diperkirakan juga akan dirubah, plus paket stimulus ? 375 milyar berupa pembeliaan aset-asetnya kembali juga tidak berubah, sehingga peluang penguatan poundsterljng atau cable sedikit terbuka.

Kenapa demikian? Ya, seperti kita tahu bahwa BoE ingin sekali untuk terus melakukan suku bunganya jelang keluarnya Inggris dari Uni Eropa ditahun depan dengan membawa dampak yang kurang bagus terhadap ekonomi dalam negerinya, sehingga bila BoE memangkas kembali suku bunganya maka koreksi panjang cable tentu akan terjadi.

Selanjutnya kita melihat pengaruh penjualan retail terhadap masa depan ekonomi suatu negara. Retail sales ini mewakili 2/3 dari kegiatan ekonomi suatu negara sehingga bila data ini memburuk atau membaik maka akan sangat memberi dampak yang memberi perubahan pada pertumbuhan ekonomi, apakah makin melaju ataukah melamban.

Dari Inggris, dampak brexit di Juni lalu memang memberi dampak gairah belanja masyarakat Inggris yang terus mereda, sehingga diperkirakan pula bahwa retail sales Inggris masih meredup, sehingga ada peluang cable akan tertek?n.

Dari AS, nampak berbanding terbalik dengan apa yang ada di Inggris, dimana gairah belanja AS yang masih tinggi memberi harapan penjualan retailnya juga akan terus melaju sehingga ruang kenaikan suku bunga AS masih terbuka dan membuat emas bisa terkulai.

Klaim pengangguran AS juga harus dicermati, bila masih terus dibawah angka 300 ribu maka masih bisa memberi ruang positif terhadap indeks dollar.

Aktivitas produksi di Philadelphia dan AS juga masih menunjukkan tren yang positif setelah melihat angka payroll dan order pesanan barang yang meningkat, sehingga bila hal ini terjadi maka laju pertumbuhan ekonomi AS makin naik dan peluang naiknya suku bunga AS terbuka lebar.

Demikian uraian singkat kami, semoga dapat membantu anda dalam menentukan investasi yang akan anda pilih, semoga bermanfaat. Have a nice day ?nd happy trading.