Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Analisa Fundamental Euro 25 Juni, Sesi Asia Terkoreksi

EUR-pixabay-15-700x357

Rifan Financindo Berjangka – Pergerakan valas Euro terhadap dollar Amerika pagi ini bergulir sedikit melemah dibawah pembukaan, setelah dini hari tadi secara umum ditutup menguat terhadap beberapa mata uang seperti Aussie, Yen, Dollar AS, dan Sterling. Sentimen positif Euro untuk perdagangan kemarin berasal dari laporan iklim bisnis di Jerman dari lembaga penelitian terkemuka Eropa mengabarkan masih dalam angka indeks keyakinaan bisnis yang baik.

Pada perkembangannya indeks keyakinan bisnis Jerman (IFO Business Climate) menurun dari angka indeks sebelumnya 108.5 menjadi 107.4. Sebagai informasi bahwa pembacaan indeks lebih dari 100.0 menandakan kondisi keyakinan bisnis masih baik. Sementara itu juga dari makroekonomi AS kemarin malam melaporkan pertumbuhan GDP final kuartal 1 yang dibawah digit positif atau -0.2%. Beberapa ekonom memaklumi kondisi kontraksi perekonomian AS di kuartal 1 bersifat sementara karena faktor cuaca, dan penurunan investasi sektor energi. Namun pasar masih menunggu untuk melihat perkembangan Ekonomi AS kuartal berikutnya.

Di pasar valas kemarin, Euro berhasil menutup harga naik terhadap dollar AS. Tercatat pada penutupan dini hari tadi pair EURUSD ditutup naik di harga 1.1204 sekitar 38 pips (0.3%) dari pembukaan sebelumnya di 1.1166. Terhadap Yen, Euro naik 37 pips (0,2%) di harga 138.76. terhadap Sterling, Euro juga naik sebesar 34 pips (0.4%) di haraga 0.7132. Sementara mengawali perdagangan valas hari ini (01:20:00 GMT, Kamis 25 Juni) EURUSD bergulir pada kisaran 1.1195, tipis di bawah harga pembukaan.

Analyst Vibiz Research Center mengemukakan untuk pergerakan Euro masih dipengaruhi oleh hasil pertemuan Euro group Meeting yang masih? membahas kesepakatan Yunani dengan para kreditor mengenai penanggualangan krisis negara tersebut. Hasil pertemuan semalam pihak kreditor menyatakan bahwa proposal terbaru yang diajukan Yunani perlu banyak upaya untuk menyetujuinya, menandakan belum ada kesepakatan yang kuat.

Berdasarkan harga tertinggi EURUSD kemarin pada 1.1234 dan rendah pada 1.1154, maka Analyst Vibiz Research Centre memperkirakan pergerakan pair ini akan bergerak pada range antara resisten pada kisaran 1.1250 dan support pada kisaran 1.1139. Apabila sentimen negatif membuat EURUSD menembus support kisaran 1.1139, maka maka harga akan menguji support berikutnya pada kisaran 1.1098.