Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

8 Orang Muda Pencetak Rekor Dunia

downloadRifan Financindo Berjangka -?Banyak orang menganggap remeh kemampuan yang dimiliki oleh orang-orang yang berusia relatif muda. Mereka dianggap tak memiliki kemampuan maupun pengalaman hidup?mumpuni untuk melakukan sesuatu dengan benar.

Bahkan beberapa orang tak mau mendengarkan saran atau usul yang diajukan oleh mereka yang berusia lebih muda darinya.

Namun, beberapa anak muda tak mau dianggap remeh dan menunjukkan kemampuannya di usia yang sangat dini. Mereka ingin membuktikan kepada dunia bahwa usia dini juga dapat mencetak prestasi bahkan memecahkan rekor dunia.

Beberapa di antara mereka bahkan menjadi seorang psikolog saat remaja hingga pendaki Gunung?Everest.

Seperti dikutip dari Oddee, Senin (2/5/2016), berikut 8 pencetak rekor?termuda di dunia.

1. Whipcracker?Termuda (2 Tahun)

Pada usia 10 tahun, bocah bernama Logan Anderson dari Mudgee, New South Wales, Australia mulai melakukan whipcracking–membunyikan suara dari cambuk.

11 bulan kemudian, ia menjadi whipcracker termuda di dunia dan mengikuti kompetisi nasional dan internasional.

2. Miliarder Perempuan (19 Tahun)

Pada usianya yang ke 19, Alexandra Andresen memiliki harta $1,2 miliar atau Rp 15,81 triliun. Penunggang kuda profesional itu pun masuk ke dalam daftar orang kaya di seluruh dunia versi Majalah Forbes.

Alexandra meraih kekayaannya setelah ayahnya, Johan F. Andresen, pada 2007 menghibahkan sahamnya di Ferd Holdings?perusahaan terbesar di Norwegia? kepada kedua putrinya.

Keluarga itu meraup kekayaan dari industri tembakau sementara kakek buyutnya adalah pendiri perusahaan penghasil rokok terbesar di Norwegia.

3. Seniman Pelukis Wajah (9 Tahun)

Haris Imtiyaz Khan berhasil mencetak rekor dunia menjadi seniman pelukis wajah termuda saat berusia 9 tahun. Ia dapat melukis sebuah wajah hanya dalam waktu kurang dari 30 menit.

Pemuda asal Pune, India, yang kini berusia 17 tahun tersebut, mengaku suka menggambar sejak umur 3 tahun. Ia pun beberapa kali menggelar pameran lukisan.

4. Sarjana Psikologi Termuda (13 Tahun)

Seorang remaja asal Meksiko, Dafne Almaz?n menjadi sarjana psikologi termuda dengan usia 13 tahun. Perempuan tersebut meraih gelarnya di kampus ternama Monterrey Institute of Technology and Higher Education (ITESM), Mexico?City, pada Agustus 2015.

Saat ini ia sedang melanjutkan studi program masternya di universitas yang sama.

5. Barista (4 Tahun)

Bocah asal Colorado, AS, bernama Adler Webb, menjadi barista termuda di dunia. Pasalnya, ia dapat meracik capuccino dengan hasil yang sangat baik saat berusia 4 tahun.

Mungkin keahlian tersebut ia peroleh dari ibu dan ayahnya yang merupakan pemilik kedai kopi bernama Brindle Coffee.

6. Pembuat Aplikasi Permainan (7 Tahun)

Perempuan berusia 7 tahun, Zora Ball, pada 2013 menjadi program developer atau pengembang program termuda di dunia setelah berhasil membuat aplikasi game mobile.

Zora yang menuntut ilmu di West Philadelphia’s Harambee Institute of Science and Technology Charter School, membuat permainan pertamanya, Vampire Diamonds, setelah pulang sekolah setelah sang guru mengajarinya cara sederhana menggunakan kode.

7. Ahli Menulis Indah (30 Tahun)

Jake Weidmann merupakan Master Penman atau ahli menulis indah termuda di dunia dalam kurun waktu 3 dekade. Saat ini hanya 12 orang yang menyandang gelar tersebut.

Ahli menulis indah diakui oleh organisasi yang mempromosikan dan melestarikan kerajinan menulis tangan bernama International Association of Master Penmen, Engrossers, and Teachers of Handwriting (IAMPETH).

8. Perempuan Termuda Pendaki Gunung Everest (13 Tahun)

Pada Mei 2014, Malavath Purna yang berusia 13 tahun membuktikan kepada dunia bahwa perempuan India dari kasta tak terpandang dapat mendaki Gunung Everest.

Purna dilatih memanjat di sekolahnya oleh seorang pensiunan polisi yang memperkenalkannya pada dunia pendakian.

Ia pun mengaku setelah lulus sekolah akan mendaftar menjadi polisi sebagai ucapan terima kasih kepada mentornya karena telah mengubah hidupnya.