Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

3 Tanda Uang Sudah Ganggu Kesehatan Anda

064111200_1428734997-angry-people

Rifan Financindo Berjangka – Banyak orang yang mengalami stres bahkan sampai mengalami sakit dikarenakan masalah finansial. Hal itu terjadi saat pundi-pundi rupiah di dompet mulai menipis atau banyak cicilan utang yang harus dibayar.

“Cara terbaik untuk mengetahui masalah kesehatan yang disebabkan oleh uang adalah jujur ??dengan diri sendiri,” kata Debbi Raja, seorang ahli keuangan? dilansir dari Payscale, Jumat (28/8/2015).

Penelitian yang dilakukan oleh American Psychological Association pada 2014 menunjukkan 64 persen orang dewasa merasa stres karena uang. Sedangkan menurut Urban Institute, satu dari tiga orang Amerika setidaknya memiliki satu cicilan utang.

Berikut ini adalah tiga momen ketika uang mulai mengganggu kesehatan Anda:
Menyembunyikan masalah keuangan dari pasangan Anda

70 persen pasangan suami istri cekcok gara-gara masalah uang, menurut survei yang dilakukan Money pada 2014. Jika Anda berada dalam kondisi tersebut, selain tidak menyenangkan juga juga buruk bagi kesehatan Anda.

Sebuah penelitian Ohio State University menemukan bahwa pasangan yang sering bertengkar memiliki risiko obesitas yang lebih besar.

“Jika Anda tidak memiliki penghasilan yang sama dengan pasangan Anda, Anda akan melawan,” kata Raja. “Contohnya, 52 persen pernikahan berakhir dengan perceraian, dan 80 persen dari mereka menyatakan karena masalah keuangan.”

Salah berinvestasi

Berspekuluasi di pasar saham sama buruknya bagi kesehatan Anda, dikarenakan berpengaruh terhadap dompet Anda. Kondisi psikologis seperti kecemasan, gangguan panik dan depresi berat adalah penyakit yang paling sering menjangkit para spekulan menurut penelitian University of California.

Para peneliti melihat kondisi psikologis mulai terasa saat para pelaku pasar melakuan anstisipasi atas kemungkinan penurunan harga saham di masa depan. Para pelaku pasar mendapat tekanan mental saat harus mengambil keputusan ditengah ketidakpastian.

Besarnya tagihan utang juga berdampak pada kesehatan Anda. Penelitian oleh Northwestern and McGill universities pada 2013 menunjukkan orang dengan tingkat utang yang lebih tinggi mengalami peningkatan tekanan darah diastolik 1,3 persen.

Para peneliti juga menemukan bahwa mereka dengan tingkat utang yang tinggi merasakan 11,7 persen lebih stres dan mengalami peningkatan gejala depresi sebesar 13,2 persen dibandingkan mereka yang tidak mengalami kesulitan keuangan.

(Ilh/Ndw)