Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

  • GOLD

Rupiah Ditutup Melemah Imbas Proyeksi Inflasi di AS

rupiah

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis sore ditutup melemah, pasca proyeksi kenaikan suku bunga yang lebih cepat oleh bank sentral AS, Federal Reserve (Fed).

Rupiah ditutup melemah 117 poin atau 0,83 persen ke posisi Rp14.355 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.238 per dolar AS.

“Dolar AS melonjak setelah Federal Reserve mengajukan proyeksi untuk kenaikan suku bunga pasca pandemi pertama hingga 2023, mengutip situasi kesehatan yang membaik,” tulis Tim Riset Monex Investindo Futures dalam kajiannya seperti dikutip dari Antara, Kamis (17/6/2021).

Mayoritas pejabat The Fed memperkirakan setidaknya kenaikan suku bunga 50 basis poin pada 2023, namun para pejabat dalam pernyataannya berjanji untuk menjaga kebijakan tetap mendukung untuk saat ini guna mendorong pemulihan pekerjaan yang sedang berlangsung.

Proyeksi menunjukkan prospek lonjakan inflasi pada tahun ini, meskipun kenaikan harga masih digambarkan bersifat sementara. Pertumbuhan ekonomi AS secara keseluruhan diperkirakan akan mencapai tujuh persen.

The Fed telah mengakui inflasi meningkat dan ekonomi AS memiliki banyak momentum dan hal itu menunjukkan pergeseran sikap yang jauh lebih ketat atau hawkish dalam rangkaian proyeksi tersebut.

BacaJuga :

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA | PT Rifan Financindo Berjangka Buka Workshop Apa Itu Perusahaan Pialang, Masyarakat Harus Tahu

RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan

PT RIFAN | Bursa Berjangka Indonesia Belum Maksimal Dilirik Investor

RIFANFINANCINDO | Rifan Financindo Intensifkan Edukasi

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Berburu keuntungan berlimpah melalui industri perdagangan berjangka komoditi

RIFAN | Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka PT. RFB

PT. RIFAN | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan

RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras

PT. RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya

PT RIFANFINANCINDO | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun

PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop

PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK

RFB | RFB Masih Dipercaya, Transaksi Meningka

Indeks dolar yang mengukur kekuatan dolar terhadap mata uang utama lainnya saat ini berada di level 91,655, naik dibandingkan posisi penutupan sebelumnya yaitu di posisi 91,129.

Sedangkan imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun saat ini berada di level 1,563 persen, turun dibandingkan posisi penutupan sebelumnya 1,569 persen.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp14.273 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.273 per dolar AS hingga Rp14.368 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Kamis melemah ke posisi Rp14.378 dibandingkan posisi pada hari sebelumnya Rp14.257 per dolar AS.

Sumber : Liputan6

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Data Ekonomi AS Suram, Emas Berjangka Naik

 PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG – Emas berjangka naik pada akhir perdagangan Kamis pagi (17/6/2021) setelah mencatat penurunan tiga hari beruntun. Kenaikan ini dipicu karena investor bereaksi terhadap data ekonomi AS yang mengecewakan.

Di sisi lain, harga emas di pasar spot tergelincir setelah pejabat Federal Reserve memproyeksikan kenaikan suku bunga pertama pasca-pandemi pada 2023.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange, terangkat US$5 atau 0,27 persen, menjadi ditutup pada US$1.861,4 per ounce. Sehari sebelumnya, Selasa (15/6/2021) emas berjangka tergelincir US$9,5 atau 0,51 persen menjadi US$1.856,40.

Emas berjangka anjlok US$13,7 atau 0,73 persen menjadi US$1,865,90 pada Senin (14/6/2021), setelah terpuruk US$16,8 atau 0,89 persen menjadi US$1.879,60 pada Jumat (11/6/2021) dan naik tipis US$0,9 atau 0,05 persen menjadi US$1.896,40 pada Kamis (10/6/2021).

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Rabu (16/6) bahwa harga impor AS naik 1,1 persen pada Mei dibandingkan dengan 0,8 persen pada April.

Sementara itu, Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa izin perumahan AS turun 3,0 persen ke laju tahunan 1,68 juta pada Mei, sementara perumahan baru naik 3,6 persen ke tingkat tahunan 1,57 juta pada Mei. Kedua angka itu dinilai sangat mengecewakan.

Di pasar spot emas merosot 1,1 persen menjadi US$1.839,06 per ounce pada pukul 14.42 waktu setempat (18.42 GMT), setelah sebelumnya mencapai level terendah sejak 14 Mei di US$1.833,65.

Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) mengakhiri pertemuan kebijakan dua hari mereka tak lama setelah pasar ditutup pada Rabu (16/6/2021).

BacaJuga :

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA | PT Rifan Financindo Berjangka Buka Workshop Apa Itu Perusahaan Pialang, Masyarakat Harus Tahu

RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan

PT RIFAN | Bursa Berjangka Indonesia Belum Maksimal Dilirik Investor

RIFANFINANCINDO | Rifan Financindo Intensifkan Edukasi

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Berburu keuntungan berlimpah melalui industri perdagangan berjangka komoditi

RIFAN | Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka PT. RFB

PT. RIFAN | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan

RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras

PT. RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya

PT RIFANFINANCINDO | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun

PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop

PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK

RFB | RFB Masih Dipercaya, Transaksi Meningka

Dalam proyeksi barunya, 11 dari 18 pejabat Fed memproyeksikan setidaknya dua seperempat poin kenaikan suku bunga untuk tahun 2023, bahkan ketika para pejabat dalam pernyataan mereka berjanji untuk menjaga kebijakan tetap mendukung untuk saat ini guna mendorong pemulihan lapangan pekerjaan yang sedang berlangsung.

“The Fed memiliki rencana permainan bahwa mereka akan menghapus semua akomodasi ini dan itu hanya reaksi awal (dalam emas),” kata Edward Moya, analis pasar senior di OANDA. Moya menambahkan bahwa Fed lebih hawkish daripada yang diharapkan pasar dan emas bisa jatuh lebih jauh menuju 1.830 dolar AS.

Namun, bank sentral mempertahankan suku bunga acuan jangka pendek mendekati nol dan mengatakan akan terus membeli obligasi 120 miliar dolar AS setiap bulan untuk mendorong pemulihan ekonomi.

Emas semakin terpukul oleh lonjakan dolar dan imbal hasil setelah pengumuman tersebut. Imbal hasil yang lebih tinggi meningkatkan peluang kerugian memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.

“Tetapi The Fed tidak akan memimpin dalam pengetatan dibandingkan bank-bank sentral utama lainnya dan Fed akan menjadi salah satu yang terakhir melakukan pengetatan, memungkinkan pelemahan dolar tetap utuh sepenuhnya yang seharusnya mendukung emas,” kata Moya.

Pelaku pasar sekarang mencermati konferensi pers Ketua Fed Jerome Powell setelah pernyataan itu.

Powell mengatakan kebijakan Fed akan terus memberikan dukungan ‘kuat’ untuk ekonomi dan menandai kekhawatiran atas pemulihan ekonomi. Dia juga mengatakan inflasi bisa berubah menjadi lebih tinggi dan lebih persisten dari yang diharapkan.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 11,9 sen atau 0,43 persen, menjadi ditutup pada US$27,812 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun US$6,7 atau 0,58 persen, menjadi ditutup pada US$1.141,9 per ounce.

Sumber : Bisnis

 PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Permintaan Bakal Pulih Semester II/2021, Brent Sentuh Level Tertinggi Sejak April 2019

minyak

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG – Harga minyak melonjak ke level tertinggi dalam lebih dari dua tahun pada akhir perdagangan Selasa (15/6/2021), didukung ekspektasi pulihnya permintaan pada paruh kedua 2021.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Agustus naik US$1,13 atau 1,6 persen, menjadi ditutup pada US$73,99 per barel. Patokan global ini sempat mencapai US$74,07 per barel, tertinggi sejak April 2019.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Juli menguat US$1,24 atau 1,8 persen ke level US$72,12 per barel. WTI mencapai sempat US$72,19 per barel kemarin, tertinggi sejak Oktober 2018.

Pedagang minyak terbesar dunia mengatakan pada Selasa (15/6) bahwa mereka memperkirakan harga minyak tetap di atas US$70 per barel karena permintaan diperkirakan akan kembali ke tingkat pra-pandemi pada paruh kedua 2021.

Kepala Eksekutif Vitol, Russell Hardy memperkirakan harga minyak akan bergerak antara US$70 dan US$80 per barel untuk sisa tahun ini, dengan harapan bahwa Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya (OPEC+) menjaga disiplin pasokan, bahkan ketika ekspor Iran dapat dilanjutkan jika Amerika Serikat bergabung kembali dengan perjanjian nuklir dengan Teheran.

“Kami telah mengalami penarikan-penarikan stok tersebut selama beberapa bulan, pasar menuju ke arah yang benar,” kata Hardy kepada FT Commodities Global Summit.

Kepala Eksekutif Trafigura, Jeremy Weir mengatakan pada acara yang sama ada peluang bagus harga bisa mencapai US$100 per barel karena penurunan cadangan sebelum dunia mencapai puncak permintaan minyak.

BacaJuga :

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA | PT Rifan Financindo Berjangka Buka Workshop Apa Itu Perusahaan Pialang, Masyarakat Harus Tahu

RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan

PT RIFAN | Bursa Berjangka Indonesia Belum Maksimal Dilirik Investor

RIFANFINANCINDO | Rifan Financindo Intensifkan Edukasi

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Berburu keuntungan berlimpah melalui industri perdagangan berjangka komoditi

RIFAN | Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka PT. RFB

PT. RIFAN | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan

RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras

PT. RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya

PT RIFANFINANCINDO | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun

PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop

PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK

RFB | RFB Masih Dipercaya, Transaksi Meningka

Produsen OPEC+ secara bertahap melonggarkan pembatasan produksi dalam beberapa bulan terakhir.

“Keputusan OPEC+ untuk terlalu berhati-hati dalam mengembalikan pasokan ke pasar, apakah ini benar-benar hati-hati atau mereka sengaja menaikkan harga minyak, telah menjadi penghela utama dalam melihat Brent US$73 per barel,” kata Louise Dickson, analis pasar minyak di Rystad Energy.

Stok minyak mentah AS turun 8,5 juta barel dalam pekan yang berakhir 11 Juni, menurut dua sumber pasar, mengutip angka American Petroleum Institute pada Selasa (15/6/2021). Persediaan bensin naik 2,85 juta barel dan stok sulingan naik 1,96 juta barel, data menunjukkan, menurut sumber, yang berbicara dengan syarat anonim.

Data resmi pemerintah akan dirilis pada Rabu waktu setempat.

Analis yang disurvei oleh Reuters memperkirakan stok minyak mentah AS telah jatuh selama empat minggu berturut-turut, turun sekitar 3,3 juta barel pekan lalu. Data industri akan dirilis pada Selasa pukul 16.30 waktu setempat, diikuti oleh angka resmi pada Rabu pagi waktu setempat.

Investor dan pedagang juga mengamati hasil pertemuan dua hari Federal Reserve AS yang dimulai pada Selasa (15/6/2021) untuk sinyal tentang kapan akan mulai mengurangi stimulus moneter.

The Fed bersiap-siap untuk memperdebatkan bagaimana dan kapan mulai mengurangi program pembelian aset besar-besaran yang membantu mendukung ekonomi AS selama pandemi.

Sumber : Bisnis

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Investor Nantikan Pertemuan The Fed, Dolar AS Datar

 PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG – Dolar Amerika Serikat cenderung datar pada perdagangan hari Senin (14/6/2021) karena pelaku pasar menunggu pertemuan Federal Reserve yang sangat dinantikan pekan ini, yang mungkin mengindikasikan perubahan dalam prospek kebijakan moneter AS.

Pasar mata uang bergerak dalam kisaran ketat dengan volatilitas menunjukkan aliran ke posisi terendah dalam beberapa tahun terakhir setelah angka inflasi yang kuat minggu lalu dan pertemuan Bank Sentral Eropa (ECB) yang dovish gagal mengeluarkan mata uang dari level perdagangan baru-baru ini.

“Ini semua tentang FOMC (Komite Pasar Terbuka Federal) minggu ini, dan kami akan mengawasi untuk melihat dengan tepat seberapa banyak pembicaraan yang sebenarnya telah terjadi dan apakah itu berdampak pada prospek jangka menengah,” kata Kepala Valas Global Jefferies Brad Bechtel, dilansir dari Antara, Selasa (15/6/2021).

Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, hampir datar di level 90,512. Minggu lalu, indeks menguat 0,4 persen, perubahan mingguan terbesar dalam lima minggu.

Pergerakan valas yang diredam dalam beberapa minggu terakhir menghancurkan Indeks VolatilitasValas Deutsche Bank turun menjadi 5,6 pada Jumat (11/6/2021), terendah dalam hampir 16 bulan.

Terhadap yen, dolar menguat 0,38 persen ke level tertinggi lebih dari satu minggu di 110,09 yen.

BacaJuga :

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA | PT Rifan Financindo Berjangka Buka Workshop Apa Itu Perusahaan Pialang, Masyarakat Harus Tahu

RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan

PT RIFAN | Bursa Berjangka Indonesia Belum Maksimal Dilirik Investor

RIFANFINANCINDO | Rifan Financindo Intensifkan Edukasi

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Berburu keuntungan berlimpah melalui industri perdagangan berjangka komoditi

RIFAN | Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka PT. RFB

PT. RIFAN | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan

RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras

PT. RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya

PT RIFANFINANCINDO | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun

PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop

PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK

RFB | RFB Masih Dipercaya, Transaksi Meningka

“Peningkatan moderat dalam imbal hasil obligasi pemerintah AS telah mendukung pasangan yang sensitif terhadap suku bunga,” kata Direktur Pelaksana, Analisis Mata Uang Global Action Economics, Ronald Simpson.

Penguatan dolar terhadap mata uang Jepang mungkin menjadi tanda pasar valas sedang mencari hasil yang kurang dovish dari pertemuan Fed, kata Simpson.

The Fed memulai pertemuan kebijakan dua hari yang dijadwalkan pada Selasa waktu setempat. Hampir 60 persen ekonom dalam jajak pendapat Reuters mengatakan pengumuman tapering (pengurangan pembelian obligasi) yang sangat dinanti akan datang pada kuartal berikutnya, terlepas dari adanya pemulihan merata di pasar kerja.

Data terbaru yang menunjukkan lonjakan inflasi telah menimbulkan kekhawatiran bahwa tekanan harga setelah pembukaan kembali ekonomi pasca-Covid-19 dapat memaksa pembuat kebijakan untuk mengurangi stimulus depresiasi mata uang lebih awal.

Di pasar mata uang kripto, Bitcoin diperdagangkan di atas US$40.000 untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua minggu, sebelum memangkas keuntungan menjadi US$39.649,03.

Sumber : Bisnis

 PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Awal Pekan, Rupiah Dibuka Terkoreksi

rupiah

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG – Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada awal perdagangan hari ini, Senin (14/6/2021).

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah terdepresiasi 0,10 persen atau 13,5 poin menjadi Rp14.202,5 per dolar AS. Sementara itu, Indeks dolar AS naik 0,01 persen ke 90,560.

Sebelumnya, Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan nilai tukar rupiah diprediksi meningkat terbatas terhadap dolar AS pada Senin (14/6/2021) seiring dengan sejumlah rilis data domestik yang positif.

Data dari Bloomberg menyebutkan, nilai tukar rupiah di pasar spot pada akhir pekan lalu ditutup menguat 58 poin atau 0,41 persen ke level Rp14.189 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,056 poin atau 0,06 persen ke level 90,019.

Ibrahim menyebutkan, penguatan nilai tukar rupiah ditopang oleh data inflasi yang sesuai dengan ekspektasi pasar. Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan data inflasi Indonesia periode Mei 2021 inflasi 0,32 persen dibandingkan bulan sebelumnya (month-to-month/mtm).

Sementara dibandingkan Mei 2020 (year-on-year/yoy), laju inflasi tercatat 1,68 persen. Inflasi inti dilaporkan tumbuh 1,37 persen YoY, sama persis dengan konsensus. Kenaikan inflasi tersebut bisa menjadi indikasi daya beli masyarakat yang membaik.

Bank Indonesia (BI) juga melaporkan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) periode Mei 2021 sebesar 104,4. Jumlah tersebut naik dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 101,5.

BacaJuga :

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA | PT Rifan Financindo Berjangka Buka Workshop Apa Itu Perusahaan Pialang, Masyarakat Harus Tahu

RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan

PT RIFAN | Bursa Berjangka Indonesia Belum Maksimal Dilirik Investor

RIFANFINANCINDO | Rifan Financindo Intensifkan Edukasi

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Berburu keuntungan berlimpah melalui industri perdagangan berjangka komoditi

RIFAN | Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka PT. RFB

PT. RIFAN | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan

RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras

PT. RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya

PT RIFANFINANCINDO | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun

PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop

PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK

RFB | RFB Masih Dipercaya, Transaksi Meningka

IKK menggunakan angka 100 sebagai titik mula. Jika di atas 100, maka artinya konsumen optimistis memandang perekonomian baik saat ini hingga enam bulan mendatang.

Konsumen yang semakin percaya diri menjadi indikasi peningkatan konsumsi, yang semakin menguatkan ekspektasi Indonesia lepas dari resesi di kuartal ini.

“Apalagi BI kemarin melaporkan penjualan ritel akhirnya mengalami pertumbuhan untuk pertama kalinya setelah mengalami kontraksi selama 16 bulan beruntun,” katanya.

Bank Indonesia (BI) melaporkan, penjualan ritel yang dicerminkan oleh Indeks Penjualan Riil (IPR) pada April 2021 berada di 220,4. Naik 17,3 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan 15,6 persen dari April 2020.

Sumber : Bisnis

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG