Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

  • GOLD

Drama Tujuh Jam Sebelum Dakwaan Setya Novanto Dibacakan…

3354350092PT RIFAN FINANCIDO BERJANGKA – Sidang perdana kasus dugaan korupsi yang menjerat terdakwa Setya Novanto di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (13/12/2017), diwarnai drama.

Agenda sidang tersebut adalah mendengar pembacaan dakwaan jaksa KPK terkait kasus dugaan korupsi proyek e-KTP.

Namun, setelah sidang dibuka majelis hakim, Novanto mengaku sakit. Drama pun dimulai.

Jaksa KPK dan tim pengacara Novanto kemudian bertarung untuk meyakinkan majelis hakim agar kepentingan masing-masing dikabulkan.

Jaksa ingin agar sidang tetap dilanjutkan dengan pembacaan dakwaan. Sementara tim pengacara ingin sidang ditunda.

Pembacaan surat dakwaan sempat tertunda selama tujuh jam.

Sidang tersebut dipimpin hakim Yanto yang kini menjabat Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Sementara empat anggota majelis hakim lain adalah Franky Tambuwun, Emilia Djaja Subagja, Anwar dan Anshori Saifuddin.

Mengapa sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Tipikor penting? Sidang tersebut berimbas pada praperadilan yang diajukan Novanto.

Di waktu yang bersamaan, sidang praperadilan digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Novanto menggugat penetapan tersangkanya oleh KPK.

Secara hukum, sidang di Pengadilan Tipikor bisa menggugurkan praperadilan.

Tim pengacara Novanto ingin praperadilan tidak gugur dengan harapan putusan nantinya kembali menang seperti gugatan praperadilan sebelumnya.

Ketika itu, ada dua pendapat soal gugurnya praperadilan. Pertama, praperadilan gugur setelah sidang perdana dibuka majelis hakim, meskipun dakwaan belum dibacakan.

Kedua, praperadilan baru gugur setelah dakwaan dibacakan.

Di Pengadilan Tipikor, jaksa KPK berjuang agar dakwaan bisa dibacakan. Sementara di PN Jakarta Selatan, tim pengacara KPK berusaha meyakinkan hakim praperadilan bahwa praperadilan gugur ketika sidang perkara e-KTP dibuka majelis hakim.

KPK menghadirkan para ahli hukum untuk mendukung pendapat tersebut. Harapannya, praperadilan tetap gugur jika dakwaan Novanto gagal dibacakan pada Rabu.

Putusan praperadilan baru akan dibacakan pada Kamis (14/12/2017).

Berikut rangkuman jalannya sidang hingga akhirnya dakwaan dibacakan:

Tersangka kasus korupsi proyek e-KTP, Setya Novanto menjalani sidang perdana di Gedung Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (13/12/2017). Setya Novanto akan menghadapi sidang pembacaan dakwaan oleh jaksa penuntut umum.Tersangka kasus korupsi proyek e-KTP, Setya Novanto menjalani sidang perdana di Gedung Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (13/12/2017). Setya Novanto akan menghadapi sidang pembacaan dakwaan oleh jaksa penuntut umum.

Tersangka kasus korupsi proyek e-KTP, Setya Novanto menjalani sidang perdana di Gedung Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (13/12/2017). Setya Novanto akan menghadapi sidang pembacaan dakwaan oleh jaksa penuntut umum.(KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)

Sidang dibuka pukul 10.00 WIB. Hakim meminta Novanto dihadirkan di ruang sidang. Novanto tampak lesu.

Ia tak merespons komunikasi majelis hakim. Saat itu, hakim ingin menayakan identitas Novanto.

“Apakah saudara bisa mendengar suara saya?” tanya Yanto.

Beberapa kali Novanto tidak menjawab pertanyaan. Dengan suara pelan, Novanto sempat mengaku sakit.

Kesehatan Novanto jadi perdebatan. Hakim lalu bertanya apakah kesehatan Novanto sudah diperiksa dokter sebelum dibawa ke pengadilan.

Jaksa KPK Irene Putri memastikan kondisi kesehatan Novanto baik. Sebelum dihadirkan di persidangan ini, Novanto sudah diperiksa oleh dokter.

Jaksa Irene juga mengungkapkan bahwa dokter KPK Johannes Hutabarat yang memeriksa kondisi kesehatan Novanto hadir dalam persidangan ini.

Hakim lantas meminta dokter tersebut dihadirkan di muka sidang.

Kepada Hakim, Johannes membebarkan bahwa kondisi Novanto sehat dan layak mengikuti persidangan.

Ia juga memastikan Novanto bisa berkomunikasi dengan baik saat diperiksa beberapa jam sebelum persidangan dimulai.

Namun, kuasa hukum Novanto, Maqdir Ismail menilai, ada perbedaan pendapat dokter mengenai kondisi kesehatan kliennya.

“Agar tidak jadi polemik terus, menurut kami, sangat patut terdakwa diminta untuk diperiksa dokter dari rumah sakit yang lain,” ujar Maqdir kepada Majelis Hakim.

Menurut Maqdir, dua hari lalu, ia meminta agar Novanto diperiksa di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto. Namun, permintaan itu tidak direspons KPK.

“Kami anggap kesehatan sangat menentukan apakah sidang dapat berjalan dengan baik,” kata Maqdir.

Namun, Jaksa Irene mengatakan, Novanto sebelumnya sudah memiliki dokter pribadi. KPK juga sudah mencari second opinion dengan meminta bantuan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Menurut Irene, tim dokter dari IDI sangat profesional dan dapat meyakinkan untuk menilai kondisi kesehatan Novanto.

Akhrnya, ketiga tim dokter dari IDI dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo itu juga dihadirkan ke hadapan hakim.

Mereka juga memastikan Novanto sehat dan bisa menjalani persidangan.

Tersangka kasus korupsi proyek e-KTP, Setya Novanto memasuki ruang sidang di Gedung Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (13/12/2017). Setya Novanto akan menghadapi sidang pembacaan dakwaan oleh jaksa penuntut umum.Tersangka kasus korupsi proyek e-KTP, Setya Novanto memasuki ruang sidang di Gedung Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (13/12/2017). Setya Novanto akan menghadapi sidang pembacaan dakwaan oleh jaksa penuntut umum.

Tersangka kasus korupsi proyek e-KTP, Setya Novanto memasuki ruang sidang di Gedung Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (13/12/2017). Setya Novanto akan menghadapi sidang pembacaan dakwaan oleh jaksa penuntut umum.(KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)

Mengaku diare. Di tengah sidang, Novanto meminta izin untuk ke toilet. Setelah kembalinya di ruang sidang, ia mengeluh sudah empat kali diare, tetapi tak diberi obat oleh dokter KPK.

Jaksa Irene mengatakan, Novanto sebelumnya memang sempat mengaku sakit diare dan 20 kali bolak-balik ke toilet.

Namun, dari laporan pengawal tahanan, Novanto hanya dua kali ke toilet pukul 23.00 WIB dan pukul 02.30 WIB. Pengawal tahanan juga memastikan Novanto bisa tidur nyenyak.

“Kami meyakini terdakwa sehat dan dapat mengikuti persidangan. Pukul 08.50 WIB dilakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan. Ini kebohongan yang dilakukan terdakwa,” kata Jaksa Irene.

Hakim kembali bertanya kepada Novanto mengenai identitasnya. Namun, Ketua Umum Golkar ini lagi-lagi tidak bisa menjawab dengan lancar.

Hakim mempersilahkan dokter dari KPK dan Novanto untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

“Kebetulan di sini ada klinik, kalau dokter-dokter bawa alat, jadi silakan periksa, sidang akan diskors sampai selesai pemeriksaan,” ujar Hakim Yanto sekitar pukul 10.40 WIB.

Dinyatakan sehat. Setya Novanto baru kembali ke ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Jakarta pukul 14.45 WIB.

Tiga dokter RSCM juga kembali ke ruang sidang. Ketiganya menyatakan bahwa kondisi Novanto sehat dan bisa mengikuti persidangan.

Jaksa Irene juga mengungkapkan, dalam pemeriksaan di klinik itu, Novanto justru menolak untuk diperiksa oleh dokter RSPAD yang dihadirkannya sendiri.

“Sudah hadir dokter umum, terdakwa tidak mau diperiksa oleh yang bersangkutan, yang dihadirkan terdakwa sendiri,” kata Irene kepada hakim.

“Kenapa tidak mau diperiksa?” tanya Ketua Majelis Hakim Yanto kepada pengacara Novanto.

Pengacara Novanto Maqdir Ismail beralasan dokter RSPAD yang datang adalah dokter umum sehingga tidak sebanding dengan dokter spesialis yang dihadirkan KPK.

“Yang kami harapkan dokter ahli, tapi yang hadir dokter umum. Tidak akan berimbang,” ucap Maqdir.

Maqdir meminta agar kliennya diberi kesempatan untuk diperiksa langsung di RSPAD. Namun, Hakim Yanto tak langsung mengabulkan permohonan itu.

Hakim Yanto justru mempertanyakan kenapa kesempatan yang sudah diberikan untuk memeriksa kondisi kesehatan Novanto tak dimanfaatkan dengan baik.

“Waktu minta (dokter dari RSPAD) tadi enggak ada komunikasi? Kan gitu. Jangan sampai (dokter) umum kemudian ditolak. Ini dilihat orang banyak,” kata Hakim Yanto.

Kembali Membisu. Hakim Yanto kembali bertanya kepada Novanto mengenai identitasnya. Namun, lagi-lagi Ketua Umum Partai Golkar kembali membisu.

“Nama lengkap saudara?” tanya Ketua Majelis Hakim Yanto.

“Tidak dengar pertanyaan saya?” kata Yanto lagi.

Novanto terus diam dan menunduk saat ditanya tempat tanggal lahir dan identitas lainnya.

Yanto pun sempat meminta anggota majelis hakim lain yang berbicara dengan Novanto dengan harapan ada jawaban dari mantan Ketua DPR itu.

Novanto tak mengeluarkan jawaban apapun. Ia pada akhirnya hanya mengeluarkan satu kalimat, yakni “Saya kurang sehat, Yang Mulia”.

Namun, saat ditanya apakah bisa mengikuti jalannya persidangan secara perlahan, Novanto lagi-lagi tak menjawab.

Akhirnya, pada pukul 14.56 WIB, Hakim Yanto memutuskan kembali menskors sidang untuk melakukan musyawarah dengan hakim lainnya.

Dakwaan dibacakan. Sidang kembali dimulai sekitar pukul 16.40 WIB. Hakim Yanto kembali bertanya kepada tiga dokter RSCM apakah hasil pemeriksaan mereka terhadap Novanto bisa dipertanggungjawabkan.

Hakim Yanto bertanya kepada ketiga dokter yang memeriksa Novanto apakah mereka bersedia bertanggungjawab dengan hasil pemeriksaannya.

“Artinya kalau pemeriksaan saudara enggak benar bisa dipermasalahkan penasihat hukum,” kata Yanto kepada ketiga dokter tersebut.

Ketiga dokter menjawab singkat secara bergantian bahwa mereka siap bertanggungjawab dengan hasil pemeriksaannya.

Hakim juga kemudian meminta ketiga dokter tersebut membacakan secara lengkap hasil pemeriksaan kesehatan Novanto.

Setelah itu, Hakim Yanto memutuskan surat dakwaan bisa dibacakan. Pembacaan surat dakwaan baru dimulai pukul 17.13 WIB, tujuh jam setelah hakim membuka sidang.

Jaksa Penuntut Umum KPK secara bergantian membacakan surat dakwaan Novanto.

Mantan Ketua Fraksi Golkar itu didakwa telah memperkaya diri sendiri sebanyak 7,3 juta dollar AS atau sekitar Rp 71 miliar (kurs tahun 2010) dari proyek E-KTP.

Selain itu, Novanto diperkaya dengan mendapat jam tangan merek Richard Mille seri RM 011 seharga 135.000 dollar AS atau sekitar Rp 1,3 miliar (kurs 2010).

Praperadilan gugur?

Dalam sidang di PN Jaksel, jaksa KPK memperlihatkan rekaman jalannya sidang perkara e-KTP di Pengadilan Tipikor.

Hal itu sebagai bukti bahwa sidang pokok perkara e-KTP yang menjerat Novanto sudah dimulai. Dengan demikian, praperadilan gugur.

Hakim tunggal praperadilan Kusno sebelumnya mengatakan, dalam Pasal 82 Ayat 1 Huruf d Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 (KUHAP) tentang Wewenang Pengadilan untuk Mengadili, disebutkan bahwa praperadilan gugur apabila hakim pokok perkara mulai memeriksa terdakwa dalam persidangan.

Pengacara Novanto Maqdir Ismail pun mengakui, dengan dibacakannya dakwaan oleh JPU, maka praperadilan yang diajukan kliennya otomatis gugur.

“Dakwaan sudah dibacakan seperti ini berarti gugur sudah,” kata Maqdir kepada wartawan di sela-sela sidang pembacaan dakwaan yang tengah diskors, Rabu petang.

 

Sumber: kompas.com

Jalan Panjang KPK Membawa Setya Novanto ke Kursi Pesakitan

PT RIFAN FINANCIDO BERJANGKA – Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto akan didakwa terkait dugaan keterlibatannya dalam perkara korupsi proyek e-KTP, Rabu (13/12/2017).

Sidang pembacaan dakwaan jaksa KPK akan digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Sidang akan dipimpin hakim Yanto yang kini menjabat Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Sementara empat anggota majelis hakim lain, yakni Franky Tambuwun, Emilia Djaja Subagja, Anwar dan Anshori Saifuddin.

Proses panjang dilakukan KPK untuk membawa mantan Ketua DPR itu ke kursi pesakitan.

Banyak peristiwa terjadi selama proses penyelidikan, penyelidikan hingga masuk pengadilan yang berlangsung hingga empat tahun tersebut.

Berikut rangkuman perkara e-KTP yang menjerat Novanto.

Tersangka kasus korupsi KTP elektronik Setya Novanto berada di mobil tahan KPK seusai menjalani pemeriksaan di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (21/11/2017). Kedatangan Setya Novanto ke KPK untuk menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka kasus korupsi proyek e-KTP.
Tersangka kasus korupsi KTP elektronik Setya Novanto berada di mobil tahan KPK seusai menjalani pemeriksaan di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (21/11/2017). Kedatangan Setya Novanto ke KPK untuk menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka kasus korupsi proyek e-KTP.(KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)

1. Tersangka keempat

Novanto merupakan tersangka keempat yang perkaranya masuk pengadilan.

Sebelumnya, Pengadilan Tipikor sudah menjatuhkan vonis Sugiharto, mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Kemendagri serta Irman, mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri.

Pada 20 Juli 2017, Sugiharto Divonis 5 tahun penjara dan membayar denda Rp 400 juta subsider 6 bulan kurungan.

Sementara Irman divonis 7 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider enam bulan kurungan.

Pihak lain yang perkaranya masuk pengadilan adalah pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong.

Ia dituntut delapan tahun penjara dan membayar denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan.

2. Kronologi perkara

Berikut kronologi hingga Novanto menjadi terdakwa:

– 17 Juli 2017: Ditetapkan tersangka

– 4 September 2017: Daftar gugatan Praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan

– 29 September 2017: Hakim Praperadilan Cepi Iskandar mengabulkan sebagian gugatan Novanto. Penetapan tersangka oleh KPK dianggap tak sah.

– 31 Oktober 2017: Kembali ditetapkan tersangka

– 15 November 2017: Penyidik KPK mendatangi kediaman Novanto di Jalan Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Petugas KPK hendak menangkap Novanto setelah yang bersangkutan berkali-kali mangkir dari panggilan penyidik, baik sebagai saksi maupun tersangka. Namun, Novanto tidak ditemukan di rumahnya.

-15 November 2017: Kembali daftar gugatan praperadilan di PN Jaksel

– 16 November 2017: Mobil yang ditumpangi Novanto kecelakaan di kawasan Permata Hijau, Jakarta Barat. Ia dibawa ke Rumah Sakit Medika Permata Hijau.

– 17 November 2017: Novanto dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat.

– 17 November 2017: Berstatus tahanan KPK. Namun, penahanan dibantarkan karena sakit.

– 19 November 2017: Novanto dibawa ke Gedung KPK. Tim dokter menganggap Novanto tak perlu dirawat di RS. Novanto kemudian diperiksa dilanjutkan penahanan.

Tersangka kasus korupsi KTP Elektronik Setya Novanto tiba di gedung KPK, Jakarta, Minggu (19/11/2017). Ketua DPR tersebut dipindahkan dari RSCM Kencana ke rutan KPK.
Tersangka kasus korupsi KTP Elektronik Setya Novanto tiba di gedung KPK, Jakarta, Minggu (19/11/2017). Ketua DPR tersebut dipindahkan dari RSCM Kencana ke rutan KPK. (ANTARA FOTO/ ROSA PANGGABEAN)

3. Fakta sidang

Dalam persidangan tiga terdakwa, muncul sejumlah fakta soal dugaan keterlibatan Novanto.

Dalam dakwaaan, menurut jaksa KPK, Novanto diberi jatah Rp 574 miliar dari total nilai pengadaan e-KTP.

Novanto diduga menjadi pendorong disetujuinya anggaran proyek e-KTP senilai Rp 5,9 triliun.

Menurut KPK, Andi Narogong membuat kesepakatan dengan Novanto (Ketua Fraksi Golkar ketika itu), Anas Urbaningrum (Ketua Fraksi Demokrat ketika itu) dan M Nazaruddin (Bendahara Demokrat ketika itu) tentang rencana penggunaan anggaran.

Disepakati, sebesar 51 persen dari total anggaran (Rp 2,662 triliun) akan digunakan untuk belanja modal atau belaja rill proyek.

Sisanya 49 persen (Rp 2,5 triliun) akan dibagi-bagi dengan rincian:

1. Pejabat Kemendagri 7 persen
2. Anggota Komisi II DPR 5 persen
3. Setya Novanto dan Andi 11 persen
4. Anas dan Nazaruddin 11 persen
5. Sisanya 15 persen akan diberikan sebagai keuntungan pelaksana pekerjaan atau rekanan

Fakta lain yang muncul di persidangan diantaranya:

1. Penyerahan uang 7 juta dollar AS untuk Novanto lewat penguasaha Made Oka Masagung

2. Uang untuk Novanto dari PT Quadra Solutions dan PT Biomorf diputar hingga ke Singapura

3. Istri, anak dan keponakan Novanto punya saham di perusahaan yang ikut lelang proyek e-KTP

4. PT Murakabi Sejahtera yang jadi peserta lelang e-KTP berkantor di ruang milik Setya Novanto

5. Para pengusaha pelaksana proyek beberapa kali mengikuti pertemuan di kediaman Setya Novanto

6. Novanto diberikan jam tangan Richard Mille seharga Rp 1,3 miliar dari Andi Narogong dan Johannes Marliem.

Awal 2017, Novanto kembalikan jam tangan Richard Mille kepada Andi Narogong

7. Novanto berupaya menghilangkan fakta keterlibatan dia dalam proyek e-KTP. Ia memerintahkan Diah Anggraini menyampaikan pesan kepada Irman agar mengaku tidak mengenal dirinya saat ditanya oleh penyidik KPK.

Adapun detail dugaan keterlibatan Novanto dalam kasus korupsi e-KTP akan dijabarkan jaksa KPK dalam sidang nanti.

Ketua DPR Setya Novanto saat bersaksi di persidangan kasus dugaan korupsi e-KTP, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (3/11/2017). Hari ini, Novanto hadir menjadi saksi untuk terdakwa pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong
Ketua DPR Setya Novanto saat bersaksi di persidangan kasus dugaan korupsi e-KTP, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (3/11/2017). Hari ini, Novanto hadir menjadi saksi untuk terdakwa pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong(KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI)

4. Bantahan

Novanto sebelumnya pernah bersaksi di Pengadilan Tipikor. Kepada majelis hakim, Novanto membantah keterlibatannya dalam proyek e-KTP.

Novanto juga membantah menerima uang korupsi pengadaan e-KTP.

Selama menjawab pertanyaan majelis hakim, Novanto hanya menjawab dengan kalimat tidak tahu dan tidak benar.

“Ya ini fitnah yang sangat kejam yang dilakukan pihak-pihak yang selalu menyudutkan saya. Itu tidak benar,” ujar Novanto kepada majelis hakim.

5. Tim pengacara pecah

Belum masuk persidangan, tim pengacara Novanto sudah pecah. Awalnya, Novanto dibela Fredrich Yunadi dan tim pengacara lain yang menangani praperadilan.

Kemudian, Novanto menambah pengacara dengan menunjuk Otto Hasibuan dan Maqdir Ismail. Namun, Otto dan Fredrich memutuskan keluar dari tim.

Otto menyebut antara dirinya dan Novanto tidak ada kesepakatan yang jelas tentang tata cara menangani suatu perkara.

Sementara Fredrich mengaku ada perbedaan haluan antara pihaknya dan Maqdir.

“Saya dan Otto kalau ke kanan, Maqdir kekiri, daripada repot bentur di kemudian hari ya sudah saya mengalah mundur,” kata Fredrich.

Adapun Maqdir merasa tidak ada masalah dengan Otto maupun Fredrich.

6. Bagaimana dengan praperadilan?

KPK mengambil langkah cepat setelah Novanto kembali mengajukan gugatan praperadilan.

Berkas perkara dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor pada saat proses praperadilan berjalan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Strategi itu dilakukan KPK setelah kalah dalam praperadilan pertama. Di tengah penyidikan, hakim praperadilan Cepi Iskandar memutuskan penetapan tersangka Novanto tidak sah.

Sidang pembacaan dakwaan terkait perkara e-KTP kemudian dijadwalkan Rabu ini. Sementara putusan praperadilan baru akan dibacakan pada Kamis (14/12/2017) petang atau Jumat (15/12/2017).

Hakim tunggal praperadilan Kusno sebelumnya mengatakan, dalam Pasal 82 Ayat 1 huruf d Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 (KUHAP) tentang Wewenang Pengadilan untuk Mengadili disebutkan bahwa praperadilan gugur apabila hakim pokok perkara mulai memeriksa terdakwa dalam persidangan.

Hakim Kusno bahkan sampai menanyakan kepada KPK dan pengacara Novanto, apakah sidang praperadilan masih ada manfaatnya jika dakwaan Novanto dibacakan sebelum putusan?

Namun, pengacara Novanto berkeinginan agar sidang praperadilan tetap dilaksanakan. Bahkan, mereka ingin agar putusan dipercepat menjadi hari Rabu ini.

Sumber: kompas.com

Sandiaga Sebut Penanganan Pohon Tumbang Terhambat Resistensi Komunitas Pencinta Pohon

2181075553PT RIFAN FINANCIDO BERJANGKA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Unomengatakan, salah satu cara untuk mengantisipasi terjadinya pohon tumbang saat hujan deras yakni memangkas ranting (topping) atau menebang (chopping) pohon-pohon yang sudah tua.

Namun, Sandi menyebut hal itu sulit dilakukan karena adanya resistensi dari komunitas pencinta pohon.

“Kalau pohon tumbang itu topping off. Kalau misal yang udah agak dimakan umur, yang ada rayap segala macam, mungkin di-chop. Problemnya kemarin ini kami banyak resistensi dari komunitas yang menginginkan bahwa pohon-pohon itu lebih baik diselamatkan,” ujar Sandi di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (11/12/2017).

Sandi menjelaskan, saat ini perubahan iklim sangat ekstrem. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta harus mengantisipasi pohon tumbang saat hujan deras. Dia berharap komunitas tak menghalangi langkah Pemprov DKI itu demi mencegah terjadinya pohon tumbang.

“Dengan cuaca yang seperti ini, kami enggak bisa lagi, karena bisa membahayakan orang lain. Jadi ini yang kami harapkan pengertian juga dari teman-teman komunitas pencinta pohon untuk bersama-sama kami,” kata dia.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, salah satu cara untuk mengantisipasi terjadinya pohon tumbang saat hujan deras yakni memangkas ranting (topping) atau menebang (chopping) pohon-pohon yang sudah tua.

Namun, Sandi menyebut hal itu sulit dilakukan karena adanya resistensi dari komunitas pencinta pohon.

“Kalau pohon tumbang itu topping off. Kalau misal yang udah agak dimakan umur, yang ada rayap segala macam, mungkin di-chop. Problemnya kemarin ini kami banyak resistensi dari komunitas yang menginginkan bahwa pohon-pohon itu lebih baik diselamatkan,” ujar Sandi di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (11/12/2017).

Sandi menjelaskan, saat ini perubahan iklim sangat ekstrem. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta harus mengantisipasi pohon tumbang saat hujan deras. Dia berharap komunitas tak menghalangi langkah Pemprov DKI itu demi mencegah terjadinya pohon tumbang.

“Dengan cuaca yang seperti ini, kami enggak bisa lagi, karena bisa membahayakan orang lain. Jadi ini yang kami harapkan pengertian juga dari teman-teman komunitas pencinta pohon untuk bersama-sama kami,” kata dia.

Hujan deras disertai angin kencang terjadi di Jakarta pada Senin siang. Kondisi tersebut mengakibatkan genangan di ruas jalan dan sejumlah pohon tumbang.

Beberapa pohon tumbang di depan Hotel Mulia Senayan, Kuningan, dan Stasiun Karet sehingga mengganggu perjalanan KRL.

Sumber: kompas.com

Pria Palestina Tusuk Petugas Keamanan Israel di Yerusalem

019427600_1512956131-609052804PT RIFAN FINANCIDO BERJANGKA – Seorang pemuda Palestina menusuk penjaga keamanan Israel di stasiun bus utama Yerusalem pada Minggu, 10 Desember 2017. Dalam rekaman kamera keamanan, terlihat petugas itu ditusuk di bagian dada.

Pelaku penyerangan merupakan pemuda berusia 24 tahun asal Tepi Barat. Setelah melakukan penusukan, ia sempat melarikan diri. Namun, pemuda itu berhasil diamankan setelah dikejar oleh saksi mata dan petugas kepolisan.

Korban yang berusia 35 tahun langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawat medis. Dokter menyebut kondisi petugas keamanan itu dalam kondisi kritis.

“Pisau itu malangnya mengenai jantungnya. Kondisinya berangsung stabil, tapi saya tak dapat mengatakan bahwa nyawanya tak terancam karena, seperti yang saya sudah katakan, ia berada dalam kondisi kritis,” ujar Dr Ofer Merrin kepada The Times of Israel seperti dikutip dari News.com.au, pada Senin (11/12/2017).

Hubungan antara Palestina dan Israel makin memanas setelah Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada 6 Desember 2017.

Pada 8 Desember, bentrokan pecah antara ribuan warga Palestina dengan aparat keamanan Israel di Tepi Barat dan Jalur Gaza. Dalam peristiwa itu, dua warga Palestina dilaporkan tewas dan puluhan lainnya luka-luka.

Unjuk rasa menentang pengakuan Trump itu tak hanya dilakukan oleh warga Palestina. Sejumlah pemimpin dunia mengecam pengakuan Presiden AS itu. Warga dari sejumlah negara pun merespons keputusan Trump dengan berbagai cara.

Ratusan warga muslim Amerika Serikat menggelar salat Jumat di depan Gedung Putih. Menanggapi seruan organisasi muslim Amerika, jemaah menggelar sajadah mereka di sebuah taman yang berada di depan kediaman Trump di kompleks Gedung Putih.

Dengan menggunakan syal berwarna bendera Palestina, para pengunjuk rasa juga memegang spanduk yang bertuliskan kecaman pendudukan Israel di Yerusalem Timur dan Tepi Barat

“Trump tak memiliki secuil tanah Yerusalem dan Palestina. Ia punya Trump Tower. Ia dapat memberikannya kepada Israel,” ujar Direktur Eksekutif Council on American-Islamic Relations (CAIR), Nihad Awad, seperti dimuat oleh South China Morning Post.

Seorang pengunjuk rasa lainnya, Zaid al-Harasheh, mengatakan, keputusan Trump soal Yerusalem itu tak akan menciptakan perdamaian dan justru menimbulkan lebih banyak kekacauan.

Donald Trump Resmi Akui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel

Pada 6 Desember 2017, Trump secara resmi mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Pengumuman Trump sekaligus menandai langkah awal pemindahan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Selama tujuh dekade, AS bersama dengan hampir seluruh negara lainnya di dunia, menolak mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel sejak negara itu mendeklarasikan pendiriannya pada 1948.

Sementara, menurut Trump, kebijakan penolakan tersebut membawa seluruh pihak “tidak mendekati kesepakatan damai antara Israel-Palestina”.

“Akan menjadi kebodohan untuk mengasumsikan bahwa mengulang formula yang sama persis sekarang akan menghasilkan kesimpulan yang berbeda atau lebih baik,” ungkap Presiden ke-45 AS tersebut.

Trump sebelumnya telah bersumpah akan menjadi perantara “kesepakatan akhir” antara Israel dan Palestina. Terkait hal ini, ia menegaskan bahwa dirinya tetap berkomitmen untuk melakukan hal tersebut.

Pengakuan Trump atas Yerusalem dinilai mengisolasi AS dalam salah satu isu diplomatik paling sensitif di dunia. Sebelumnya, wacana Trump tersebut telah menimbulkan badai kritik dari para pemimpin negara-negara Arab dan Eropa.

Sumber: liputan6.com

Pasca-Pengakuan Yerusalem, Israel Kerahkan Militer ke Tepi Barat

079703900_1512691271-AP17341551200252PT RIFAN FINANCIDO BERJANGKA – Bentrokan terjadi antara warga Palestina dengan pasukan Israel di Tepi Barat dan di sepanjang perbatasan dengan Gaza pada Kamis waktu setempat menyusul pengakuan resmi Donald Trump atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Kerusuhan pun diprediksi akan meluas.

Seperti dikutip dari nytimes.com pada Jumat (8/12/2017), di Gaza, para pemuda menggelar aksi protes di sepanjang pagar perbatasan, berkumpul di taman dan membakar ban di kamp pengungsian. Puluhan orang dilaporkan terluka, satu di antaranya dalam kondisi serius.

Pada malam harinya, dua roket ditembakkan ke Israel dari Gaza. Militer Israel menyatakan, roket terbang dalam jarak pendek dan mendarat di wilayah pesisir Palestina.

Terkait dengan kericuhan yang terjadi, militer Israel menegaskan akan mengirimkan batalion tambahan ke Tepi Barat.

Keputusan Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel memicu protes di banyak tempat di kawasan, mulai dari kamp pengungsi Palestina di Lebanon hingga yang berada di Tunisia. Ratusan warga Yordania juga menggelar aksi di luar Kedutaan Besar Amerika Serikat di Amman, menyerukan penutupan misi diplomatik tersebut.

Di Irak, melalui sebuah konferensi pers di Baghdad, Moqtada al-Sadr, seorang ulama syiah berpengaruh menyerukan persatuan melawan Israel. Penolakan atas pengakuan Yerusalem juga disuarakan kelompok milisi dari Somalia ke Suriah dan dari Yaman ke Afghanistan.

Adapun di wilayah Palestina, sekolah-sekolah ditutup, demikian juga dengan toko-toko menyusul situasi yang tak menentu. Sementara di Yerusalem Timur, terjadi penambahan kehadiran polisi Israel yang membuat suasana semakin tegang dan kelam.

Di Gaza, Ismail Haniya, pemimpin faksi Hamas, menyerukan intifadah baru dengan mengatakan, “Trump akan menyesali keputusannya”.

Rakyat Palestina telah melakukan dua intifadah besar sejak akhir 1990-an yang memicu kematian ratusan orang di kedua belah pihak.

Tak hanya protes di jalanan, namun kebijakan Trump juga menuai kecaman dari para pemimpin Arab dan Eropa. Kritikus berpendapat bahwa pengakuan sepihak atas Yerusalem mengancam penyelesaian konflik Israel-Palestina.

Palestina selama ini bercita-cita mendirikan sebuah negara merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan pejabat lainnya di Tepi Barat mengatakan bahwa tindakan Trump membuat AS mendiskualifikasi dirinya atas peran mereka dalam perundingan damai. Abbas telah berulang kali menyatakan, dirinya tidak menginginkan adanya intifadah ketiga.

Israel Puji Keputusan Trump

Bila Trump menuai kecaman dari para pemimpin negara-negara Arab dan Eropa serta masyarakat di berbagai belahan dunia, maka pujian justru datang dari PM Israel Benjamin Netanyahu.

“Presiden Trump telah mengukir namanya dalam sejarah ibu kota kita untuk selama-lamanya. Namanya kini akan dikaitkan dengan nama lain dalam konteks sejarah agung Yerusalem dan rakyat kita,” tutur Netanyahu dalam sebuah konferensi pers yang digelar di Kementerian Luar Negeri Israel.

Lebih lanjut, Netanyahu mengatakan bahwa pihaknya menjalin kontak dengan negara-negara lainnya untuk membujuk mereka agar mengikuti jejak Trump; mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. “Ini sudah waktunya,” kata dia.

Masa depan Yerusalem merupakan isu penting dalam konflik Israel-Palestina. Melalui pidato Trump yang disampaikannya pada Rabu waktu Washington, resmi sudah, AS menjadi negara pertama yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel sejak negara itu mengumumkan pendiriannya pada 1948.

Israel menduduki Yerusalem Timur sejak Perang 1967 dan pada 1980 Tel Aviv mencaploknya dan mengklaimnya sebagai domain eksklusif mereka. Di bawah hukum internasional, Yerusalem dianggap sebagai wilayah yang diduduki.

Versi Israel, Yerusalem yang merupakan kota suci tiga agama, Yahudi, Islam dan Kristen adalah ibu kota abadi dan tak dapat dibagi. Sementara, Palestina menginginkan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara masa depan.

Selama kampanye Pilpres AS tahun lalu, Trump menyatakan dukungan kuatnya bagi Israel. Pada hari pertamanya di Gedung Putih, Trump berjanji akan memerintahkan relokasi Kedubes AS dari Tel Aviv ke Yerusalem — bentuk teknis atas pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota negara.

Sumber: liputan6.com